Read Time:1 Minute, 39 Second

Palembang – Ukhuwahnews | Dalam rangka peringati Hari Disabilitas Internasional, Rumah Disabilitas Palembang undang Pesulap Palembang untuk latih sensorik anak-anak penyandang disabilitas di Atrium lantai 1 Palembang Square Mall, Sabtu (07/12/2024).

Pada acara yang bertemakan Harmoni Nusantara Inklusif yang bekerja sama dengan Perusahaan Terbatas (PT) Pertamina, Pesulap menampilkan atraksi gambar dan visualisasi di hadapan anak-anak penyandang disabilitas.

Nabawar Magician sebagai Pesulap mengaku tampil dalam acara ini sangat berarti bagi ia dan Alvin.

“Kali diundang oleh Rumah Disabilitas Palembang. Hari ini juga adalah Hari Disabilitas, jadi kami harus antusias untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Nabawar menjelaskan perbedaan antar pertunjukan mereka dengan sulap lainnya. Nabawar fokus pada kecepatan tangan, sementara Alvin lebih mengutamakan hiburan dan kesenangan.

“Saya ingin anak-anak merasa senang dan terhibur, karena sulap bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengedukasi. Kalau saya sendiri sulap dengan menampilkan gerakan sedangkan teman saya sebagai penghibur,” jelasnya.

Ia mengatakan mengenai persiapan pertunjukan, keduanya sepakat bahwa latihan yang matang sangat penting.

“Kami harus berlatih dengan keras dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik agar pertunjukan berjalan lancar,” katanya.

Baca juga: Rumah Disabilitas Palembang Tampilkan Bahasa Isyarat Lewat Lagu Manusia Kuat

Ketika ditanyai mengenai kesulitan dalam menghibur anak-anak, Nabawar dan Alvin merasa tidak ada kesulitan.

“Sulap itu mudah dipahami dan mudah dilihat oleh mata, jadi anak-anak bisa langsung menikmati pertunjukan,” jawabnya.

Nabawar menyampaikan inspirasi mereka untuk terjun ke dunia sulap.

“Saya terinspirasi oleh pesulap internasional, David Copperfield, sedangkan Alvin mengidolakan Deddy Corbuzier, pesulap Indonesia yang pernah berkolaborasi dengannya,” ujarnya.

Adi Bayu Almadi, seorang guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Palembang menuturkan sulap memiliki dampak positif bagi anak-anak disabilitas.

“Sulap membantu meningkatkan daya tangkap mereka, terutama melalui visual yang menarik,” tuturnya.

Adi berharap pertunjukan seperti ini terus dilakukan untuk mendukung perkembangan anak-anak disabilitas.

“Saya harap ini dapat menjadi kegiatan yang terus berlanjut dalam bertoleransi,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Alvan Tio Wahyudi (Anggota Magang LPM Ukhuwah)
Editor: Putri Ayu Lestari

About Post Author

Putri Ayu Lestari

Mahasiswa Program Studi Jurnalistik tahun 2021 UIN Raden Fatah Palembang
Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
50 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Rumah Disabilitas Palembang Tampilkan Bahasa Isyarat Lewat Lagu Manusia Kuat
Next post Yudisium Ke 49 FDK UIN RF, 60 Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana