Pengamat Sosial Sayangkan SUMSEL Jadi Provinsi Termiskin ke-10

Terlihat Senyum Seorang Anak Penduduk di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karya Jaya Kota Palembang, Sumatera Selatan. Rabu, (10/03/21). Ukhuwahfoto/ Firdaus.

Palembang – Ukhuwahnews | Berdasarkan angka kemiskinan yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan (SUMSEL) menjadi Provinsi termiskin ke-10. Persentase angka kemiskinan Sumsel yakni 12,98 persen pada September 2020, meningkat dari 12,56 persen pada 2019.

Hal ini sangat disayangkan oleh Pengamat Sosial Sekaligus Direktur Forum Demokrasi Sriwijaya (FORDES), Bagindo Togar. Ia mengatakan pandemi covid-19 tidak dapat dijadikan alasan utama terciptanya angka kemiskinan tersebut.

“Alasan provinsi Sumsel menjadi 10 kota termiskin disebabkan oleh pandemi covid-19 tidak dapat dijadikan indikasi kemiskinan, karena pandemi tidak hanya melanda provinsi kita saja maka pemerintah harus mengubah strategi pembangunannya,” katanya saat diwawancarai di kediamannya. Senin (08/03/21).

Togar menambahkan, pemerintah juga diharapkan agar mendengarkan aspirasi dari masyarakat dalam menyelesaikan berbagai masalah publik di tengah pandemi yang sedang melanda ini.

”Pemerintah jangan mengelak dari saran dan kritik yang diberikan, seharusnya mendengarkan aspirasi dari rakyat dengan cara mengundang mereka dan memberikan space untuk mengutarakan haluan mana yang harus dirubah demi kemajuan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, togar juga memberikan saran agar pemerintah dapat bekerja sama dengan beberapa ahli agar hasil dari research dalam berbagai bidang dapat menghasilkan strategi yang benar-benar efektif. Ia menegaskan akan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah menjalankan tugas-tugasnya.

“Dalam menyusun strategi yang efektif ditengah pandemi ini, pemerintah bisa bekerjasama dengan para ahli agar mereka dapat memberi solusi. Jangan berasumsi pemerintah hanya gubernur dan walikota saja, tetapi juga instrumen pemerintahan dari bawah sampai ke atas serta tak memihak kepada siapapun, inilah cara agar masyarakat yakin untuk berpartisipasi dalam program yang ada,” tuturnya.

Diakhir wawancara, Bagindo menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar menjadi lebih adil dan bijak dalam segala bidang kemasyarakatan.

“Harapan saya, agar Sumsel bisa menjadi 10 provinsi tersejahtera pada periode berikutnya, dengan cara mengajak masyarakat serta hadirnya pemerintah dalam bentuk kebijakan dan sistem yang tidak membeda-bedakan status sosial”, tutupnya.

Reporter : Muhamad Yahya, Risna Calia, Nasya
Editor : Muhamad Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *