Pemerintah Canangkan Pulau Kemaro jadi Wisata Serupa Ancol

Gubernur Sumsel, Herman Deru (depan) bersama dengan Walikota Palembang, Harno Joyo (belakang) sedang meninjau kawasan Pulau Kemaro yang akan dijadikan destinasi wisata baru serupa Ancol. Senin, (19/4/21). Ukhuwahfoto/Yuni Rahmawati

Palembang – Ukhuwahnews | Sebut Palembang kurang destinasi wisata, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru didampingi oleh Walikota Palembang, Harno Joyo, tinjau lokasi rencana pembangunan destinasi wisata baru di ujung Pulau Kemaro. Senin (19/4/21).

Ujung Pulau Kemaro, lokasi pembuatan destinasi baru ini dikabarkan akan dibuat wisata yang bisa disebut Ancolnya Kota Palembang. Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan dalam perbincangan sebelumnya, dirinya sudah menyepakati beberapa hal untuk membantu dalam pembangunan.

“Pada saat pembahasan sudah kita setujui beberapa hal untuk pemberian bantuan. Namun, setelah ditinjau masih ada beberapa permintaan pak Walikota,” katanya.

Pada usulan pemerintah kota. Deru juga mengatakan, paling tidak di tahun 2021 ini Palembang memiliki tujuan dan diharapkan semua pihak ikut terlibat.

“Entah nanti desainnya wisata pantai, olahraga pantai atau apa nanti, saya harap semua pihak ikut terlibat di dalamnya. Tadi pak Wali pas saya bilang olahraga pantai, dia langsung bilang ke saya untuk menambahkan Jetsky. Dan kita usahakan untuk memfasilitasi,” ujarnya.

Deru menambahkan, pembangunan ini akan dipercepat. Karena menurut Herman, masyarakat Palembang haus akan wisata.

“Berbeda dengan daerah, seperti Tanjung Sakti dan Pagaralam. Alamnya sudah mendukung, tapi sarananya yang harus dipikirkan. Berbeda dengan ini di kota. Sarananya ada, tapi pembangunannya harus dipercepat,” katanya.

Pembaharuan terus dilakukan oleh pemerintah kota. Sebelumnya, telah dibangun Bungalow didekat lokasi garapan Ancol ini. Terlepas fasilitas pemerintah, Bank Sumsel Babel juga akan ikut ambil bagian dalam memberikan bantuan berupa Tenda pada titik central Bungalow.

Pada tempat yang sama, Walikota Palembang, Harno Joyo menuturkan jika investor telah ancang-ancang ambil andil dalam pembangunan ini. Pembangunan dengan luas 30 hektare ini dicanangkan akan rampung secepatnya.

“Beberapa investor telah ada, hanya saja belum resmi menyampaikan pemaparannya,” tuturnya.

Harno Joyo berharap, nantinya destinasi wisata ini akan terwujud dalam waktu dekat.

Reporter : Yuni Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *