Pasca Ketok Palu RUU Cipta Kerja, Mahasiswa di Palembang Turun ke Jalan

Ribuan mahasiswa di Palembang melakukan aksi penolakkan disahkannya RUU Cipta Kerja di Simpang 5 DPRD Sumsel, Palembang Rabu (7/10/2020). Ukhuwahfoto/Krisna.

Palembang – Ukhuwahnews | Pasca Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja diketok palu oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Badan Eksekutif Mahasiswa se-Sumatra Selatan kembali turun ke jalan menolak pengesahan RUU tersebut di Depan Kantor DPR Daerah Provinsi Sumsel. Rabu (7/10/20).

Aksi ini dilakukan oleh ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumsel dan organisasi Cipayung. Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Muadz Amirudin mengatakan, aksi ini sebagai bentuk respon kekecewaan mendalam terhadap pemerintah Indonesia.

“Ini adalah aksi damai. Kita ingin merespon kekecewaan yang mendalam terhadap disahkannya RUU Cipta Kerja,” ujarnya.

Tuntutan aksi tersebut dirangkum dalam empat poin. Pertama, mereka menyuarakan aspirasi #MosiTidakPercaya. Kedua, mereka melayangkan tuntutan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-undangan (Perppu) tentang pembatalan RUU Cipta Kerja. Ketiga, pengawalan terkait proses Yudisial Review oleh Mahkamah Konstitusi. Terakhir, mereka mendukung adanya mogok kerja nasional hingga RUU Cipta Kerja dicabut.

Selama 30 hari, kata Muadz, masih ada waktu untuk dilakukan pembatalan dengan diterbitkannya Perppu oleh Presiden.

“Ketika presiden tidak menandatangani Perppu ini, sama saja RUU Cipta Kerja disahkan. Dan juga kita pun mewanti-wanti terjadi langkah senyap dari pemerintah untuk menaikkan omnibus law ini,” katanya.

Ditempat yang sama, Mahasiswa Peternakan Universitas Sriwijaya, Ahmad Billy Praramadhan mengatakan bahwa aksi tersebut untuk menampung aspirasi semua mahasiswa Sumsel dalam menuntut keadilan.

“Aksi ini dilakukan untuk menampung suara rakyat. Saya berharap RUU Cipta Kerja dicabut pengesahannya,” pungkasnya.

Reporter : Yuni Rahmawati, Sinta Rosiani
Editor: Melati Arsika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *