Palembang Zona Merah, Minat Warga Beli Baju Lebaran Tak Surut

Akbar, pemilik salah satu toko baju di Pasar 16 Ilir Palembang, memegang baju dagangannya. Sabtu, (07/05/21). Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar

Palembang – Ukhuwahnews| Sejak ditetapkannya status Palembang menjadi wilayah zona merah oleh Pemerintah Kota Palembang. Rupanya hal ini tak menyurutkan antusias warga dalam berburu baju lebaran, terutama di Pasar 16 Ilir Palembang pada Sabtu, (07/05/21).

Salah satu pemilik toko baju, Akbar mengungkapkan, semenjak Palembang berstatus zona merah, sudah ada himbauan dari aparat terkait mengenai protokol kesehatan (Prokes). Namun, masih banyak pembeli dan penjual yang tidak mematuhi prokes.

“Himbauan itu memang sudah ada seperti memakai masker dan menjaga jarak, tetapi pembeli dan penjual masih bandel tidak memakai masker dan tetap berkerumun,” ungkap lelaki berdarah minang itu.

Menjelang Ramadan, Akbar mengaku bahwa tokonya mulai ramai dikunjungi pembeli yang berburu baju lebaran hingga memperoleh pendapatan kurang lebih Rp 30 juta.

“Alhamdulillah sejak awal Ramadan setiap harinya pasti ada yang membeli dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih ada peningkatan. Rata-rata pendapatan perhari bisa lebih dari Rp 30 juta,” tuturnya yang memiliki enam kios di dekat dermaga.

Seorang pengunjung toko sedang memegang baju lebaran yang hendak di beli di Toko Baju Akbar Pasar 16 Ilir Palembang. Sabtu, (07/05/21). Ukhuwahfoto/Bunga Yunielda

Lebih lanjut, salah satu pengunjung toko Akbar, Cahaya menuturkan bahwa ia awal nya tak berniat membeli baju lebaran. Namun, karena sudah di pasar minatnya pun timbul untuk membeli baju lebaran.

“Awalnya saya tidak berniat membeli baju lebaran, berhubung karena sudah terlanjur di pasar dan juga sebentar lagi lebaran, jadi sekalian saja,” ujarnya.

Cahaya menambahkan bahwa tidak ada himbauan prokes sebelum masuk ke Pasar 16 Ilir.

“Saya dari mobil langsung saja kepasar, karena tidak ada himbauan prokes sebelumnya,” tambahnya.

Tak hanya itu, Cahaya juga mengutarakan ketidakhawatirannya akan terpapar Covid-19 saat ke Pasar 16 Ilir walaupun Palembang berstatus zona merah.

“Tidak khawatir ya, karena semua tergantung yang maha kuasa, kalau katanya kena ya kena, kalau tidak ya tidak, yang penting saya tetap taat prokes,” tutupnya.

Reporter : M. Ilham Akbar
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *