Museum Dr. A.K Gani, Masih Asing di Telinga Masyarakat

Salah satu Museum bersejarah yang mengangkat Tokoh Politik dan Gubernur pertama di Sumatera Selatan yaitu Dr. A.K Gani. Jum’at, (3/12/21). Ukhuwahfoto/Yuni Rahmawati

Palembang – Ukhuwahnews | Gubernur Sumatera Selatan pertama kali yaitu Dr. A.K Gani hanya dikenal sebagai nama Rumah Sakit saja oleh kalangan masyarakat Palembang. Melalui pameran Museum Se-Sumatera Selatan, Museum yang dikelola oleh keluarga Dr. A.K. Gani melalui Yayasan H.J.R.A. Masturah A.K. Gani diharapkan agar masyarakat bisa mengenal lebih jauh sosok pahlawan tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Penjaga Museum Dr. A.K Gani, Bambang mengatakan jika saat A.K Gani ini hanya dikenal oleh masyarakat sebagai nama salah satu rumah sakit yang ada di Palembang, sebab tak begitu tersohornya pahlawan ini.

“Orang tahunya beliau ini hanya nama rumah sakit saja, orang tidak banyak juga yang ingin tahu mengapa rumah sakit itu diberi nama A.K Gani. Padahal sosok beliau dikenal hingga manca negara, karena beliau ini dulunya aktif di bidang politik dan pendidikan. Dan beliau ini juga adalah Wakil Perdana Menteri yang pertama di Indonesia,” katanya di Museum Negeri Sriwijaya. Jum’at, (3/12).

Tak terkenalnya pemilik nama lengkap Adnan Kapau Gani  dan museum peninggalannya ini memiliki indikator tersendiri. Menurut Bambang, mengapa museum A.K Gani ini tidak terlalu dilirik, sebab tak masuk kepada museum khusus di Palembang. Karena pengelolaannya masih dipegang oleh keluarga A.K Gani.

“Salah satu indikatornya adalah museum ini masih dikelola oleh keluarganya sendiri. Waktu itu pernah ingin mengajukan untuk dibantu oleh Pemerintah, namun kondisi museum yang perlu renovasi cukup banyak, membuat museum ini tidak jadi dikelola oleh Pemerintah. Karena banyak yang harus di renovasi,” ucap Bambang.

Bambang juga menceritakan, Gubernur Sumsel tahun 1945 sampai tahun 1946 ini memang tidak ingin berpangku tangan oleh negara. Meski jasanya banyak untuk Indonesia dan dikenal oleh beberapa negara.

“Beliau ini sosok pemimpin yang tidak banyak minta belas kasihan kepada negara. Ini juga kemungkinan indikator mengapa museum ini dikelola oleh keluarganya, dan tidak banyak meminta kepada negara,” ceritanya.

Meski dikelola oleh keluarga, Museum ini tetap mempersilahkan para pengunjung yang datang, bahkan sudah menjadi museum umum yang terletak di Jalan MP. Mangkunegara No.1F, Suka Maju, Kecamatan Sako, Kota Palembang.

“Kita masih tetap buka untuk pengunjung umum, tapi rata-rata yang berminat untuk mengunjungi museum ini cuma sedikit sekali,” keluhnya.

Bambang berharap dengan pameran museum ini bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke Museum Dr. A.K Gani yang merupakan sosok pahlawan dan juga pemimpin Sumatera Selatan untuk pertama kalinya.

“Saya berharap dengan keikutsertaan pameran ini, masyarakat juga bisa tertarik untuk berkunjung kesini untuk menilik lebih jauh sejarah Dr. A.K Gani ini. Karena sejauh ini hanya mahasiswa dan pelajar saja yang rutin kunjungan kesini, salah satunya UIN Raden Fatah,” tungkasnya.

Editor : Yuni Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *