KPA Sumsel Buka Forum Diskusi Agraria Pada Masa Jabatan Pemerintahan Joko Widodo

Pemaparan materi diskusi agraria dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) wilayah Sumatera Selatan di Sekretariat KPA,
Selasa (28/11/2023). Ukhuwahfoto/Marshanda

Palembang – Ukhuwahnews | Reforma sejati menghendaki bahwa adanya keinginan negara untuk menjalankan reforma agraria. Hal ini menjadikan pemerintah sebagai aktor fungsi dari pelaksanaan reforma agraria. Maka dari itu Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sumatera Selatan (Sumsel) membuka forum diskusi di Seketariat KPA, Selasa (28/11/2023).

Forum diskusi ini bertujuan sebagai wadah untuk mengetahui reforma agraria sejati yang dijalankan pada masa jabatan pemerintahan Joko Widodo. Dengan mengangkat tema dengan tema “Menilai Pelaksanaan Reforma Agrariadi Era Pemerintahan Joko Widodo”.

Koordinator KPA wilayah Sumsel, Untung Saputra menuturkan ini sangat kontradiksi, sehingga membuat kita berpikir.

“Hari ini kita membawakan tema Menilai Pelaksanaan Reforma Agraria di Era Pemerintahan Joko Widodo, seolah-olah ini adalah pemerintah yang baik menjalankan Reforma Agraria. Tapi kita menambahkan kata dibawahnya “satu dekade perampasan tanah” yang dimana itu sangat kontradiksi,” pungkasnya.

Untung juga menyebutkan definisi agraria pada UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3.

“Definisi agraria secara sederhananya berbunyi bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya pada kemakmuran rakyat,” sebutnya.

Senada dengan ini, Penyelenggara Diskusi, Caesar Aditya mengatakan UU No 5 Tahun 1960 menegaskan bahwa penguasaan dan pemanfaatan atas tanah, air, dan udara harus dilakukan berdasarkan asas keadilan dan kemakmuran bagi pembangunan masyarakat yang adil dan makmur.

“Dalam UU No 5 Tahun 1960 terhadap prespektif kita, seluruh kekayaan Agraria yang terkandung di indonesia haruslah sebesar-besarnya untuk keperluan rakyat,” katanya.

Ia juga menjelaskan KPA adalah organisasi non-pemerintah, yang dimana memfokuskan untuk memperjuangkan kemakmuran dan kesejahteraan agraria atau dalam terminologinya bisa disebut melalui reforma agraria.

“Nah dalam perkembangannya, KPA lahir pada tanggal 24 September 1994 sampai sekarang aktif membentuk serikat tani dalam memperjuangkan reforma agraria. Meskipun situasinya hari ini kita masih belum mencapai performa agraria sejati,” jelasnya.

Reporter: Marshanda
Editor: Imelda Melanie Agustin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *