Kembali Lagi! Ziarah Kubro Diadakan Setelah Vakum Dua Tahun

Jamaah mulai meninggalkan pemakaman pangeran Syarif Ali Bsa 5 Ilir Boom Baru, Palembang. Minggu, (27/03/2022). Ukhuwahfoto/Dwi Reynaldi.

Palembang – Ukhuwahnews | Setelah ditiadakan dua tahun akibat Pandemi Covid-19, Tradisi Ziarah Kubro kembali digelar pada Minggu (27/03/2022), bertempat di Kampung Sei Byas, 5 Ilir Boom Baru, Kota Palembang.

Sejak pagi para ulama, habib, dan kiai beserta masyarakat sudah mulai berkumpul di pemakaman Al Habib pengeran Syarif Ali Bsa. Para jama’ah mengumandangkan shalawat dan doa dimakam tersebut.

Tradisi yang dikhususkan untuk kaum laki-laki ini bukan hanya dihadiri oleh masyarakat lokal, namun banyak juga peziarah yang berasal dari berbagai macam daerah di seluruh Indonesia.

“Berdasarkan yang kami lihat hampir seluruh daerah di seluruh Indonesia datang, mulai dari Jawa, Aceh, Medan, dan Riau,” kata salah panitia pengaman yang akrab dipanggil Isa.

Baca juga: Emosi Negatif Sering Terjadi Tiba-tiba? Atasi dengan Cara Ini

Selanjutnya, panitia Ziarah Kubro lainnya Ridho mengatakan pihaknya telah menyediakan makanan dan minuman untuk diberikan kepada peziarah yang datang.

“Disini kami menyediakan  200-300 kotak minuman dan makanan yang berasal dari sedekah ulama,” ujarnya.

Umat muslim memadati jalan 5 ilir Boom baru menuju pemakaman auliya kambang koci. Minggu,(27/03/2022). Ukhuwahfoto/Bagus Rizki.

Terakhir, salah satu peziarah Umar megungkapkan bahwa adanya Pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh pada kegiatan ini, yang biasanya ziarah dilakukan selama tiga hari sebelum bulan ramadan kini kegiatannya dipercepat.

“Seharusnya hari ini mengunjungi tiga makam yang ada, tetapi karena kita sulit untuk mendapatkan izin dan masa yang dibatasi sehingga hanya dua tempat yang dikunjungi,” tuturnya.

Umar berharap agar Pandemi Covid-19 cepat selesai dan kegiatan ini diadakan seperti empat tahun sebelumnya.

“Saya harap begitu, karena dulu paling sedikit peziarah ini ada 10.000 orang. Bukan hanya dari Indonesia saja tapi dari mancanegara seperti Madinah, Yaman dan Malaysia,” pungkasnya.

Terlihat ratusan hingga ribuan umat Islam berdatangan terus menerus dari pagi sampai siang. Setelah dari makam Syarif Ali Bsa, masyarakat akan beriring-iringan menuju pemakaman Auliya Kambang Koci sambil membawa umbul-umbul.

Reporter: Dwi Reynaldi
Editor: Siti Alicia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *