KB2SI Bangun Bisnis Ekonomi Rakyat Berbasis Syariah

Salah satu usaha syariah yang dibentuk oleh KB2SI adalah berjualan makanan. Hal itu di sosialisasikan ketika peletakan batu pertama Rumah Tahfidz di Talang Buruk, Kecamatan Sukarame, Palembang. Rabu, (12/08/21). Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar.

Palembang – Ukhuwahnews | Komunitas Bisnis Berbasis Syariah Indonesia (KB2SI) membangun program bisnis dengan menggaet masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) untuk berinvestasi dan melakukan kerjasama berbasis syariah.

Bisnis tersebut dituangkan dalam bentuk ekonomi rakyat yang disebut Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Berbasis Syariah, yaitu melalui budidaya ikan air tawar dan penjualan hasil olahan ikan. Masyarakat dapat memilih untuk berinvestasi dalam budidaya ikan atau menjual hasil olahannya.

Ketua KB2SI Samsuri menyebutkan, bisnis tersebut berlandaskan musyarakah dan mudarabah yang merupakan sistem bagi hasil.

“Kami menjamin dana nasabah (yang berinvestasi) sesuai syariah,” kata dia saat diwawancarai pada Rabu (11/07/21).

Dalam rancangannya, masyarakat yang berinvestasi dalam budidaya ikan dapat memilih salah satu dari dua keanggotaan, yaitu Premium dan Gold.

Bagi keanggotaan Premium, satu kolam budidaya ikan dibagi untuk dikelola tiga orang investor dengan modal masing-masing sebesar Rp1,5 juta. Sedangkan untuk Gold, satu kolam ikan dikelola oleh satu orang dengan modal Rp4,5 juta.

“Para investor nantinya akan dibuat kelompok, yaitu 10 kolam per kelompok Premium dan 15 kolam per kelompok Gold,” lanjut Samsuri.

Usaha tersebut, lanjut Samsuri, juga bekerja sama dengan mitra KB2SI yang disebut Mitra Anugrah Perkasa Sumsel (MAPS) Group. Grup tersebut terdiri dari beberapa perusahaan yang berada di Sumsel, di antaranya PT Permata Indo Pratama Sumsel dan PT Surya Indo Development.

“Mereka (MAPS Group) yang memodali pembangunan kolam dan berbagai macam investasi. Sejauh ini 80 kolam ikan sudah dibangun,” ungkap Samsuri.

Setelah berinvestasi, para investor dapat menarik modalnya sewaktu-waktu sesuai kebutuhan. Mereka akan mendapatkan 100% uangnya kembali tanpa potongan.

Keuntungan yang diperoleh dari hasil budidaya ikan dapat disalurkan melalui pondok pesantren, santunan anak yatim, dan sebagainya sesuai syariah Islam.

Distribusi Hasil Budidaya Ikan Air Tawar

Dalam mendistribusikan hasil budidaya ikan, KB2SI akan membentuk mitra penjualan ikan bagi masyarakat pasar. KB2SI akan menyuplai kebutuhan ikan di suatu pasar dan mengajak para penjualnya untuk mendistribusikan ikan hasil budidaya anggotanya.

Berdasarkan rancangan yang diusung Samsuri, para penjual ikan nantinya akan diseragamkan harga jualnya.

“Mereka akan disamakan (harga jualnya), misal satu kilogram ikan kita jual Rp17 ribu, mereka jual (lagi) Rp20 ribu, nanti mereka ikut semua,” ujarnya.

Selain itu, para anggota KB2SI juga dapat menjual hasil olahan ikan air tawar. Menurut Samsuri, dengan modal Rp15 juta, mereka akan mendapat satu set gerobak lengkap untuk berjualan.

“Kami menamainya Lele Goreng Modern (LGM) Tujulapan. Tetapi mereka (anggota) tidak hanya menjual lele goreng, ada berbagai macam ikan air tawar juga ayam goreng,” lanjut dia.

Anggota yang berjualan nantinya akan diberikan identitas (Id) keanggotaan KB2SI. Hal tersebut digunakan untuk memudahkan distribusi ikan olahan sesuai kebutuhan.

“Id itu untuk memudahkan distribusi, misal satu anggota butuh 100 ekor ikan, nanti kami antarkan,” ujar Samsuri.

Proses pengolahan ikan mentah seluruhnya dilakukan oleh anggota KB2SI yang tidak tergabung dalam LGM Tujulapan. Anggota LGM Tujulapan hanya perlu memasak ikan yang telah disediakan dengan bumbu racikan yang seragam.

Sejauh ini, sudah ada tiga orang yang bergabung dalam LGM Tujulapan, salah satunya adalah Rika Ariani, warga Bukit Lama.

Rika mengungkapkan ketertarikannya dalam bisnis pengolahan ikan LGM Tujulapan untuk usaha sehari-harinya dan menambah penghasilan bagi keluarganya.

Dalam penyampaiannya, Rika berharap dapat menjalankan bisnis tersebut dalam waktu yang panjang.

“Supaya bisa menghidupi keluarga, semoga kalau bisa peminatnya banyak,” ungkap Rika.

KB2SI merupakan komunitas yang didirikan di Sumatera Selatan pada 2017 oleh para alumni SMAN 10 Palembang angkatan tahun 1988. Sejauh ini, KB2SI memiliki anggota berjumlah hampir 60 orang.

Reporter: Wisnu Akbar, M. Ilham Akbar
Editor: M. Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *