Jelang Lebaran, Beberapa Bahan Pokok Mengalami Kenaikan

Salah satu lapak pedagang di Pasar KM 5 Palembang yang menjual berbagai macam bahan pokok, Minggu (9/5/2021). Ukhuwahfoto/Rezzy

Palembang – Ukhuwahnews | Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan harga tersebut terpantau di pasar tradisional KM 5 Palembang. Minggu (9/5/2021).

Salah satu pedagang, Nursani mengatakan harga paling tinggi yang sedang melonjak saat ini ialah cabai. Mulai dari cabai rawit yang biasanya Rp 22.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram. Sedangkan untuk jenis cabai burung melonjak dari harga Rp 25.000 menjadi Rp 36.000 per kilogram.

“Selain cabai, bawang merah dan bawang bombai juga naik, bawang merah dari Rp 20.000 naik jadi Rp 25.000. Kalau bawang bombai semula Rp 25.000 menjadi Rp 30.000 per kilonya,” Kata Sani yang sudah berjualan kurang lebih 15 tahun ini.

Meskipun demikian, Sani mengatakan untuk sayur lainnya tetap pada harga yang relatif stabil.

“Untuk harga wortel, kubis, dan daun bawang tetap stabil seperti biasanya tidak ada kenaikan harga,” katanya menambahkan.

Sementara itu, harga ayam juga tidak mengalami kenaikan. Hal itu dibenarkan oleh Yen selaku pedagang ayam. Ia mengatakan harga ayam tetap stabil walaupun telah mendekati hari raya Idul Fitri.

“Untuk harga ayam kecil itu Rp 38.000, kalau ayam yang besar Rp 35.000 per kilogram. Harga ayam kecil lebih mahal itu karena kami menyuplai rumah makan yang suka memesan ayam tersebut dipotong menjadi kecil atau yang sering disebut rempes,” lengkapnya.

Lebih lanjut, ia megatakan dengan adanya pandemi membuat omset yang didapatnya menurun.

“Saya biasanya dapat pesanan dua kuintal setiap kali masuk lebaran, sekarang tidak sampai segitu. Penyebabnya ya itu pandemi corona” jelasnya.

Salah satu pembeli bahan pokok, Ani mengeluhkan harga beberapa bahan pokok yang melonjak naik.

“Bagaimana lagi, namanya juga lebaran barang pasti naik semua, mau ngeluh ke pemerintah juga tidak bisa,” tutupnya.

Reporter : Dinda
Editor : Muhamad Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *