Hadapi Lebaran, BI Sumsel Siapkan 9,4 Triliun Uang Kartal

sumber foto : Deal Street Asia

Palembang – Ukhuwahnews | Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan menyiapkan uang kartal sebanyak 9,4 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Kepala Kantor BI Sumatera Selatan Hari Widodo mengatakan, dana tersebut dipersiapkan untuk penarikan tunai melalui mesin ATM atau kantor layanan di beberapa wilayah. Seperti, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Hari juga menyatakan, bahwa kebutuhan uang di Sumatera Selatan tahun ini meningkat enam persen. Dari semula 2,97 triliun menjadi 3,15 triliun.  

“Perkiraan ini, kami peroleh dari hasil proyeksi kebutuhan perbankan di Sumatera Selatan,” katanya dalam siaran pers yang diterima team ukhuwah. Sabtu (8/5/21).

Selain itu, Hari juga menyampaikan BI Sumatera Selatan tidak menyelenggarakan pelayanan penukaran ritel di tempat umum. Mempertimbangkan adanya resiko penyebaran Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Untuk mempermudah penukaran uang BI menyediakan 169 titik melalui kerjasama dengan 28 Bank umum. Disana masyarakat dapat melakukan penukaran uang pecahan mulai tanggal 23 April sampai 11 Mei 2021,”  ujarnya.

“Bank Indonesia menyediakan tempat penukaran secara resmi di loket perbankan, agar masyarakat terhindar dari uang palsu,” tambahnya.

Senada dengan Hari, Adha Dwi Pujo Waskito selaku Branch Manager PT. BSI Kantor cabang pembantu Palembang mengatakan penukaran akan ditutup per tanggal 12 mei karena sudah masuk cuti bersama.

“Untuk penukaran uang bisa dilakukan oleh nasabah sejak tanggal tiga hingga 11 mei 2021 mengingat tanggal 12 sudah masuk cuti bersama,” ujarnya.

Pujo juga menambahkan, untuk sistem penukaran uang nasabah bisa langsung ke Bank terdekat dan harus mematuhi protokol kesehatan sesuai peraturan yang ditetapkan pusat.

“Untuk penukaran uang kami megutamakan para nasabah terlebih dahulu. Dapat langsung datang ke Bank terdekat, dengan mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, handsanitizer, dan cek suhu terlebih dahulu sebelum menukarkan uang,” jelasnya saat diwawancarai via WhatsApp.

Pujo menyatakan pihak Bank menyediakan lima jenis nominal uang serta penukaran ini tidak dikenakan biaya administrasi.

“Untuk nominalnya sendiri didominasi pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000. Kami juga menyediakan pecahan Rp50.000 tetapi jumlahnya terbatas,” pungkasnya.

Reporter: Rezzy Saputra, M. Luthfi Septorio.
Editor : Muhamad Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *