GEBRAK Tunggu Jawaban Kapolda

Aksi Gerakan Rakyat Anti Kezholiman (GEBRAK) Sumatera Selatan di jalan Basuki Rahmat, Kamis (17/12/20). Ukhuwahnews/Muhammad Firdaus

Palembang – Ukhuwahnews | Gerakan Rakyat Anti Kezholiman (GEBRAK) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan aksi 1712 bertempat di Jalan Basuki Rahmat. Dalam aksi lokal tersebut GEBRAK meminta agar dibebaskannya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Kamis (17/12/20).

HRS ditangkap oleh Polda Metro Jaya dalam kasus Penghasutan pada Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan dengan ancaman 6 tahun penjara. Kordinator Lapangan, Habib Gasim Alkaff mengatakan stop untuk diskriminasi hukum.

“Tuntutan kami tetap sama bebaskan Habib Rizieq Shihab tanpa syarat, lalu stop kriminalisasi ulama,” katanya.

Saat orasi dia menambahkan GEBRAK tidak berhenti hanya satu aksi saja. GEBRAK akan menunggu Kapolda Sumsel untuk menanggapi aksi hari ini.

 “Jika tidak ada respon, hari ini masa kami tidak turun semua, jadi nanti kalau turun lagi mungkin bisa lebih dari  ini,” tambahnya.

Aksi tersebut semula akan diadakan di halaman Polda Sumsel, tetapi dialihkan ke jalan karena pihak kepolisian memblokade arah menuju lapangan.

“Kami cuma diterima di jalan saja, tapi polisi tetap baik dan alhamdullilah aksi ini berjalan damai,” ujar Habib Gasim menutup.

Akibat aksi ini, akses jalan menuju simpang polda sumsel ditutup dari pukul 11:30-15.00 wib

Reporter : Muhamad Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *