Agam Pisan, Kedai Kopi di Tengah tengah Pasar 16 Palembang

Dok/Fikriansyah (Mahasiswa Program Studi Jurnalistik).

Agam Pisan Coffee Roaster terletak di lantai 3 Pasar 16 Ilir Palembang dengan menyajikan menu yang menarik dan berbagai macam jenis biji kopi, mulai dari Gayo Aceh, Kintamani Bali, Pagar Alam dan Semendo Sumatera Selatan.

Owner Agam Pisan Coffee Roasters, Iyan Muhazan, memutuskan untuk membuka ditengah pasar pada akhir tahun 2022.

“Dulunya kami buka ditengah kota, namun ketika maraknya pandemi covid 19, aktivitas kami sempat terhalang, barulah pada akhir tahun kemarin, kami mengusung konsep baru pada kedai kami dengan membuka kedai kopi di tengah pasar,” katanya, Minggu (07/05/2023).

Ia menambahkan karena kondisi kedai kopi ini berada di kehiruk pikukan Pasar 16 Palembang, “Ngopi Di Pasar” menjadi slogan khas Agam Pisan Coffee Roasters.

“Dikarenakan di palembang sudah banyak kedai kopi yang mengusung gaya modern, kami mencoba membuat gebrakan baru dengan menghadirkan Agam Pisan ini,” tambah Duta Kopi Sumatera Selatan 2019 itu.

Ia juga mengatakan kopi di Agam Pisan cukup mempunyai cita rasa khas yang berbeda dari kedai kopi lainnya, dikarenakan proses roasting dan Penyeduhan kopi pun mempengaruhi cita rasa khas nya.

“Sebenarnya kopi yang kami jual ini sama saja dengan kopi-kopi yang ada di kedai lain, namun, tiap kedai pasti mempunyai ciri khas yang berbeda,” ujarnya.

Terakhir, ia mengatakan, cukup dengan 10-15 Ribu Pengunjung dapat menikmati kopi disuguhkan langsung dengan panorama sungai musi dan jembatan Ampera.

“kami di sini bukan hanya menjual product, kami memberikan experience baru kepada customer kami, bagi kami kenyamanan Customer sangat di utamakan,” tutupnya.

Sebelum Berganti nama menjadi Agam Pisan Coffee Roasters, kedai ini memiliki nama History Coffee yang bertempat di Jln. Pangeran SW Subekti, 26 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang. Agam Pisan Coffee Roasters di buka mulai pukul 07.00 – 19.00 (jumat libur).

Penulis: Fikriansyah (Mahsiswa Program Studi Jurnalistik)
Editor: Imelda Melanie Agustin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *