Pendidikan Daring, Eksistensi Pedagang Buku Loak Meredup

Palembang – Ukhuwahnews | Berkembangnya teknologi serta pola pendidikan yang beralih kedalam jaringan (Daring) sebagai dampak dari Pandemi Covid-19, menyebabkan redupnya penjualan buku bekas atau buku loak khususnya gerai buku bekas yang terletak di Jalan Cik Agung Kimas, 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang.

Salah satu penjual buku loak Satiri Muslim(60) mengungkapkan, semenjak pandemi semua serba online termasuk belajar, buku bisa dibeli melalui telepon genggam. Hal ini tentunya berdampak terhadap penjualan buku loak.

“Semenjak zaman serba online, belajar jadi online, beli buku bisa lewat telepon genggam, inilah yang membuat kami sepi pembeli,” tuturnya saat diwawancarai pada Rabu, (18/05/2022).

Satiri juga menambahkan jika sebelum pandemi kios miliknya ramai pembeli, mulai dari anak Sekolah Dasar (SD) sampai mahasiswa, terutama saat tahun ajaran baru.

“Iya dulu ramai pembeli sebelum pandemi, anak sekolah dasar sampai mahasiswa, apalagi saat tahun ajaran baru,” pungkasnya.

Satiri Muslim (60), salah satu penjual buku loakan di samping Masjid Agung Palembang. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar.
Penjual memamerkan buku sastra milik Chairil Anwar. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar.
Abu, salah satu penjual buku loak di samping Masjid Agung Palembang sedang membuka lembaran buku. Ukhuwahfoto/Wisnu Akbar Prabowo.
Penjual menunjukan buku loakan tertua yang dia jual, cetakan tahun 1963. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar.
Penjual buku loakan menyantap makanan. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar.
Tak hanya buku pelajaran, buku sejarah juga dijual di toko buku loak. Ukhuwahfoto/Rio Romadhoni.
Salah satu penjual buku loak sedang menata buku. Ukhuwahfoto/Rio Romadhoni.

Baca juga: Prodi BSA UIN RF, Ukur Prestasi Mahasiswa Lewat Pemilihan DBDS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *