Geliat Pengerajin Rotan di Kota Palembang

Ikhsan Abdul Gani (54) merupakan salah satu pengrajin rotan yang berdomosili di Kelurahan 3 Ilir, Boom Baru, Kota Palembang. Ikhsan, panggilan akrabnya, telah menekuni dunia kerajinan tangan tersebut sejak 1996.

Berbagai macam produk olahan rotan dijual olehnya, mulai dari kursi, meja, tudung nasi, dan beberapa jenis kerajinan lainnya. Barang-barang tersebut dijual mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Rotan-rotan kering yang digunakan Ikhsan berasal dari luar Palembang, di antaranya Bengkulu, Lubuk Linggau, dan Jambi.

Rotan dipilih sebagai bahan kerajinan karena memiliki ketahanan yang cukup baik. Rotan-rotan yang bagus dapat bertahan sampai puluhan tahun, bahkan bisa mencapai umur 50 tahun tergantung pada jenisnya.

Saat ini, jumlah pengrajin rotan di Palembang, khususnya di kawasan 3 Ilir sudah mulai berkurang. Hal ini disebabkan oleh pandemi yang mengakibatkan minat pembeli perlahan-lahan kian menurun.

Rotan berukuran besar dan kecil yang belum diolah. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar
Pengerajin rotan, Ikhsan (54), memotong rotan yang akan diolah. Ukhuwahfoto/Wisnu Akbar
Rotan dibakar guna mempermudah proses pembentukan. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar
Ikhsan (54) membuat kerajinan kursi dari rotan. Ukhuwahfoto/Wisnu Akbar
Rotan dibentuk bulat menggunakan pola yang sudah disiapkan. Ukhuwfoto/M. Ilham Akbar
Ikhsan (54) memperlihatkan salah satu hasil kerajinan rotan yaitu tudung saji. Ukhuwahfoto/M. Ilham Akbar

Satu tanggapan untuk “Geliat Pengerajin Rotan di Kota Palembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *