Di Tengah Masa Pandemi, SEMA UIN RF Rancang PBAK Daring 2020

Ilustrasi PBAK Daring
Desain : Jaiwan Nada Rismin

UIN RF – Ukhuwahnews | Di tengah masa pandemi, UIN Raden Fatah (UIN RF) Palembang akan tetap melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun ini secara daring.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Senat Mahasiswa (SEMA) UIN RF. Efta Parta Wijaya. Menurut dia, SEMA selaku perwakilan mahasiswa sebenarnya menginginkan kegiatan PBAK secara offline seperti tahun sebelumnya.

“Karena adanya pandemi, kita terpaksa melakukan PBAK ini secara daring yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru tahun 2020 dan mahasiswa lama yang belum mengikuti PBAK,” katanya saat di wawancara via WhatsApp pada Rabu lalu, (8/7/20).

Sistematis PBAK secara daring ini dilakukan dengan dua bentuk kegiatan, yaitu live streaming di Youtube dan ceramah. Kegiatan ini akan dipantau oleh Kakak Damping masing-masing kelompok dan dilaksanakan selama dua hari, yakni 23-24 September 2020 yang dimulai dari pukul 07.30 WIB sampai 17.00 WIB.

Lebih lanjut, Efta menjelaskan bahwa materi PBAK UIN RF tahun 2020 ini meliputi materi yang bernuansa nilai akademis, pembinaan kesadaran bela negara, akademis Fakultas dan Program Studi, pengenalan Organisasi Mahasiswaan Intra Kampus (OMIK) dan materi yang bernilai pengembangan kepribadian.

“Kami sudah memiliki rancangannya, sejauh ini persiapan dari SEMA UIN RF sudah 50-60%,” ujar Efta.

Menanggapi hal tersebut, Mahasiswa Baru Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab, Chantika Citra Dian Pertiwi mengatakan, Ia setuju jika PBAK dilakukan secara daring.

“Karena situasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan PBAK secara offline, saya rasa PBAK secara online itu solusi yang tepat, daripada membahayakan banyak orang,” ujarnya lewat pesan singkat.

Citra juga berharap PBAK berjalan lancar dan produktif walaupun ditengah pandemik Covid-19. PBAK berjalan tepat waktu, kalaupun diberi tugas semoga tidak keluar rumah atau ketempat yang ramai.

Reporter : Aisyah, Firdaus, Sinta

Editor : Yuni Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *