Berikut Ragam Inovasi Keren Karya Anak Bangsa

Gede Herry Arum Wijaya, mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya pembuat tong sampah pintar (Smart Trash Can) yang dapat mengelompokkan jenis sampah sendiri sesuai klasifikasi sampahnya. Sumber: GoodNews From Indonesia.

Artikel – Ukhuwahnews | Saat ini teknologi sudah menjadi sumber daya manusia yang dimiliki bangsa. Tentunya hal tersebut disebabkan semakin pesatnya perkembangan teknologi dari zaman ke zaman. Untuk itu, kita perlu menjadi pribadi yang berinovasi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada.

Dewasa kini, teknologi menjadi pemicu semangat masyarakat Indonesia untuk berlomba-lomba melakukan inovasi. Dalam hal ini, ternyata Indonesia tidak kekurangan orang-orang kreatif. Nyatanya, banyak ragam inovasi karya anak bangsa yang sudah mendunia.

Sepeda Motor Listrik

Mahasiswa Institut Teknologi 10 November (ITS) menciptakan sepeda motor bertenaga listrik dengan tujuan mengurangi pencemaran udara yang semakin parah. Sepeda motor listrik yang diberi nama Gesits ini menggunakan baterai berukuran 5kWH.

Tak kalah dengan kuda besi pada umumnya, Gesits mampu menempuh perjalanan sejauh 80 hingga 100 kilometer. Keunggulan lainnya, apabila baterainya habis Gesits hanya butuh waktu selama empat jam untuk mengisi daya sampai penuh.

Baca Juga: Baru Pertama Kali Naik Gunung? Ini yang Harus Dipersiapkan

Tempat Sampah Pintar

Masih dari kalangan mahasiswa, mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya Banten, Gede Herry Wijaya memiliki keresahan terhadap tata kelola sampah di Indonesia. Dari keresahannya itulah, akhirnya Ia membuat sebuah inovasi berupa tong sampah berteknologi khusus, yang dinamakan Smart Trash Can.

Menariknya, kelebihan tong sampah ini adalah dengan memiliki sensor yang dapat mengelompokkan jenis sampah sesuai klasifikasi sampahnya. Sangat kreatif dan keren kan!

Kulkas Anti Freon

Selain mahasiswa, murid sekolah dasar (SD) juga tak mau kalah untuk menciptakan karya. Sanika Putra dan Arya Nardhana, dua sekawan asal SD di Kota Semarang membuat lemari es tanpa listrik dan tanpa freon.

Bahan-bahan yang digunakan hanya satu kotak styrofoam, air dingin dan pasir. Cara menggunakannya juga simple, kita dapat menempatkan bahan yang akan didinginkan ke dalam wadah kaleng lalu letakkan di styrofoam dan isi kotak styrofoam dengan pasir serta air dingin. Keren Sanika dan Arya!

Rompi Terapi Kanker

Kanker menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Untuk membantu para pengidap penyakit tersebut, Warsito Taruno menciptakan sebuah rompi untuk terapi kanker. Sayangnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia tidak memberi izin untuk studi lanjutan rompi tersebut dengan alasan efektivitasnya kurang meyakinkan.

Tetapi, Warsito tidak menyerah dengan melanjutkan risetnya ke Jepang. Kabar Bahagia menghampiri Warsito, saat itu pemerintahan Negeri Sakura juga memberikan bantuan untuk riset mendalam rompi tersebut.

Hasilnya, rompi itu diakui di Jepang sebagai rompi yang ampuh memunahkan sel kanker.

Penulis: Hanifah Asy Syafiah
Editor: Annisa Dwilya Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *