Berikut Penemuan yang Diciptakan Tanpa Disengaja

Sumber: Pixabay/PDPics.

Artikel – Ukhuwahnews | Untuk menciptakan sebuah penemuan, tentunya banyak ilmuwan yang berkerja keras untuk mendapatkan hasil yang diharapkan meski terkadang gagal di tengah jalan. Namun, tidak sedikit ilmuwan yang menghasilkan penemuannya dengan cara tidak sengaja.

Tanpa kita sadari, benda-benda kecil yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari seseorang yang menciptakannya. Ternyata, banyak sekali benda kecil pelengkap dalam kehidupan keseharian kita yang ditemukan para ilmuwan secara tidak sengaja. Berikut beberapa penemuan yang diciptakan secara tidak sengaja!

Kertas Post-It

Dewasa ini, kertas post-it dikenal dengan sebutan sticky notes. Tentu Sahabat Ukhuwah tidak asing lagi bukan dengan benda ini?

Benda ini ditemukan oleh Spencer Sliver dan Art Fry, peneliti di 3M Laboratories. Penemuan benda ini, awalnya Spencer membuat perekat dengan tingkat kelengketan yang rendah pada tahun 1968. Perekat tersebut ditempelkan pada sesuatu yang ringan (seperti kertas), namun saat ditarik tidak merusak permukaan dan bisa digunakan kembali.

Ternyata, temuan Spencer saat itu adalah “Mikrosfer” yang memungkinkan permukaan dapat menempel atau terkelupas dengan mudah. Dalam hal ini, mikrosfer bisa mempertahankan kelengketannya sekaligus mudah untuk dilepas. Mikrosfer inilah yang terdapat pada perekat yang berada di sticky notes.

Popsicle

Popsicle stick atau stick ice cream ini ternyata ditemukan oleh seorang anak kecil berusia 11 tahun. Di tahun 1905, saat itu Frank Epperson sedang bersantai di teras rumahnya, San Francisco. Saat itu Ia sedang mengaduk cangkir berisi soda bubuk, air serta tongkat (stick).

Setelah itu, Frank meninggalkan cangkir tersebut di luar dalam waktu semalaman. Keesokan harinya, Frank melihat hasil eksperimennya, yaitu “es manis di atas tongkat” dan Ia menamakan benda itu dengan sebutan eppsicle.

Setelah itu, Frank kembali membuatnya untuk diberikan ke teman-temanya. Dan, mereka menyebutnya Popsicle. Kemudian, Frank memantenkan temuannya tersebut pada tahun 1923.

Play Doh

Play Doh merupakan mainan plastisin sebagai ganti tanah liat bentuk modern. Produk ini merupakan bahan sisa dari perusahaan bernama Kutol di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat (AS) pada tahun 1930an.

Awalnya, Play Doh digunakan sebagai pembersih wallpaper. Saat itu, seorang karyawan Kutol, Cleo Mcviker diberi tugas menjual aset sisa perusahaan yang terdiri dari sabun tangan bubuk.

Setelah perang dunia kedua, keponakan McVicker, yakni Joseph McViker mengembangkan bahan sabun untuk mainan anak-anak sebagai pengganti tanah liat.

Pada tahun 1956 McVicker mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama Rainbow Crafs Company. Kemudian, di tahun 1965 perusahaannya berhasil mendapatkan hak paten atas produk Play Doh itu. Sejak saat itu, perusaahaan tersebut mulai mengekspor Play Doh ke berbagai negara di dunia.

Baca Juga: Hoax Penyakit Cacar Monyet, Jangan Salah Kaprah

Peniti

Peniti merupakan salah satu benda kecil yang banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Biasanya, benda ini digunakan untuk melekatkan pakaian, hijab dan membantu keperluan mendesak lainnya.

Penemu benda kecil ini, yaitu Walter Hunt kelahiran Lewis Country, New York, AS. Dalam penemuan benda ini, berawal dari Walter membantu perbaikan sampai membuat alat pemintal benang sendiri. Kemudian, Ia mulai mencari investor untuk mendukung penemuannya.

Namun, rencana tak berjalan dengan mulus. Berhutang adalah solusi terakhir yang dilakukannya untuk melanjutkan kehidupan. Ketika Ia memikirkan bagaimana cara untuk membayar utang, akhirnya Ia spontan mengambil kawat kecil dan melilitnya.

Kemudian, kawat tersebut dibentuk melingkar dan dibagian bawah dibuat sebagai pegas agar mudah digunakan. Setelah itu, digulung dan menjadi pegas dibagian ujung dan sisi satunya berbentuk lancip. Benda ini biasa kita sebut dengan peniti.

Setelah mendapatkan paten, Walter menjual hak patennya kepada seorang yang menjadi sumber utangnya, sebesar 400 dollar AS.

Pada abad ke-14 SM, saat itu bentuk peniti masih terkesan kaku dan memiliki banyak hiasan yang melekat dan disebut sebagai fibuale.

Berawal dari itu, akhirnya peniti modern mulai ditemukan. Lalu, pada 10 April 1849 akhirnya peniti mendapatkan paten resmi.

Itulah beberapa penemuan yang diciptakan tanpa disengaja. Meski diciptakan secara tak sengaja, ternyata semua benda di atas sangat membantu kehidupan kita sehari-hari ya!

Penulis: Imelda Melanie Agustin
Editor: Annisa Dwilya Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *