Baru Pertama Kali Naik Gunung? Ini yang Harus Dipersiapkan

Sumber: istockphoto/vernonwiley.

Artikel – Ukhuwahnews | Saat ini, mendaki gunung menjadi salah satu kegiatan favorit bagi kalangan remaja dalam menghabiskan waktu liburnya, baik yang sudah atau belum berpengalaman.

Mendaki gunung adalah kombinasi olahraga dan kegiatan rekreasi untuk untuk mendapatkan pemandangan yang indah di puncaknya. Walaupun harus melewati kesulitan ataupun memanjat tebing menjelang puncaknya, banyak orang ingin melakukan pendakian gunung.

Mendaki gunung menjadi salah satu jenis olahraga ekstrim yang membutuhkan kekuatan, kecerdasan, keterampilan, dan kegigihan pendaki.

Dalam olahraga ini, selain menuntut kemampuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang, mendaki gunung juga menguji kemampuan seorang pendaki agar dapat menyatu dengan alam.

Dalam mendaki gunung, ada 3 golongan dasar pendakian yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Ketiga golongan itu adalah sebagai berikut.

  1. Pendakian gunung yang melibatkan panjat tebing (Rock Climbing) yang begitu populer di kalangan pendaki. Pendakian ini melibatkan pemanjatan pada lereng-lereng batu dan tebing.
  2. Pendakian Gunung salju. Pendakian ini memiliki risiko yang lebih membahayakan dan membutuhkan kemampuan mengenali medan. Biasanya, diperlukan peralatan khusus untuk melakukannya.
  3. Kombinasi dari keduanya di atas. Untuk melakukan hal ini biasanya seorang pendaki harus memiliki pelatihan dan pengalaman yang cukup baik.

Baca Juga: Ini Indra Tersembunyi yang Dimiliki Manusia

Bagi pemula, ada beberapa tips mendaki gunung yang bisa dijadikan referensi sebelum melakukan olahraga ekstrem tersebut:

Membawa Peralatan yang Mumpuni

Bagi pemula, sebaiknya pilih medan yang tidak terlalu sulit. Medan tersebut bisa ditingkatkan secara bertahap.

Selain itu, kamu perlu menyiapkan beberapa jenis peralatan berikut ini:

  1. Membawa ransel tahan air.
  2. Membawa alat navigasi agar tidak tersesat, seperti kompas atau peta.
  3. Membawa air dalam kemasan sekali buang agar tidak memakan tempat.
  4. Membawa makanan ringan dengan rasa manis sebagai sumber energi.
  5. Membawa senter untuk penerangan di malam hari.
  6. Membawa topi, kacamata, dan tabir surya untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari.
  7. Membawa obat-obatan sebagai pertolongan pertama.
  8. Membawa alat bantu, seperti pisau, gunting, dan lain-lain.
  9. Membawa ponsel untuk hal darurat. Meski terkadang tidak mendapat sinyal yang kuat.
  10. Membawa kantung tahan air untuk menyimpan barang elektronik saat hujan.

Membawa Pakaian yang Hangat

Kesalahan dalam memilih pakaian adalah hal yang sering dilakukan saat mendaki gunung. Terkadang, pakaian tersebut belum tentu melindungi diri dari medan berat yang dihadapi saat mendaki.

Maka dari itu, pakaian yang dikenakan harus sesuai dengan kondisi medan yang akan ditempuh.

Saat mendaki, usahakan memakai sepatu khusus untuk mendaki agar tidak licin. Kenakan juga kaus kaki agar kaki terasa hangat dan tidak lecet.

Kedua, gunakan pakaian yang tahan air agar tidak basah kuyup ketika kehujanan. Usahakan memakai jaket tebal yang tahan air. Jaket tebal bisa membantumu menghangatkan badan dalam cuaca ekstrem.

Makanan dan Minuman yang Mencukupi

Bagi pemula, jumlah persediaan makanan dan minuman kerap menjadi hal yang membingungkan, bahkan bisa terlupakan ketika sedang mempersiapkan peralatan pendakian.

Oleh karena itu, bawalah makanan ringan yang mudah disimpan, juga mengandung tinggi kalori dan karbohidrat. Kedua nutrisi itu bisa membantumu menahan rasa lapar lebih lama.

Untuk minumannya, kamu bisa mengonsumsi 1 liter air setiap 2 jam pendakian. Banyaknya air yang dikonsumsi tergantung medan dan suhu di sekitar.

Ketahui Cara Aman Mendaki

Sebelum mendaki, selain mempersiapkan logistik, kamu juga harus mempersiapkan fisik agar tetap dalam kondisi prima.

Kamu bisa melatih otot kaki dengan lari di pagi hari atau sore hari, diusahakan rutin dilakukan seminggu sebelum mendaki.

Selain itu, pastikan tubuhmu dalam kondisi sehat. Kesehatan merupakan hal yang paling vital dalam proses pendakian gunung, bayangkan saja apabila naik gunung dalam keadaan tidak fit.

Ketika mendaki gunung juga tidak asal-asalan dalam berjalan, pastinya kamu tidak mau hal buruk terjadi padamu.

Untuk berjalan di sulitnya trek gunung, pastikan kaki selalu lentur setiap kali menapak di tanah dan tetap fokus pada pijakan. Apabila kaki kamu kaku maka kemungkinan cidera bisa terjadi dan itu akan menghambat kamu dalam proses mendaki.

Sebagai pendaki pemula pastinya kemampuan dalam mendaki tidak seperti mereka yang sudah terbiasa, maka kamu tidak perlu malu berkata capek dan minta untuk berhenti sejenak.

Ikuti Instruksi Petugas Gunung

Setelah mendaftar ke petugas gunung setempat, pastinya petugas gunung akan memberikan intruksi dan larangan ketika kita dalam perjalan mendaki gunung. Maka patuhilah instruksi dan larangan yang mereka sampaikan untuk menghindari hal buruk terjadi.

Selain itu, jangan membuang sampah sembarangan di gunung. Selain mengotori pemandangan, sampah yang berserakan juga akan berpengaruh pada penghuni gunung tersebut.

Penulis: Rio Romadhoni
Editor: Wisnu Akbar Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *