1 April Peringati Hari Bank Sedunia, Bank Berperan Penting bagi Perekonomian Nasional

Sumber Foto : Google Image

Tahukah kalian jika bank sudah ada sejak abad ketiga. Ternyata sudah ada bangunan yang berfungsi dan disebut sebagai bank pertama di dunia. Bangunan tersebut bernama Sar Yazd Castle.

Sar Yazd Castle sendiri terletak di Desa Sar Yazd, Daerah Mehriz, Povinsi Yazd, Iran. Bangunannya seperti benteng yang menyimpan barang berharga seperti, biji-bijian, uang, emas, perhiasan dan barang berharga lainnya.

Sementara itu, Courant en Bank Van Leening merupakan bank yang pertama kali berdiri di Indonesia, bank tersebut didirikan pada tahun 1746. Bahkan pemerintah kolonial Hindia Belanda saat itu belum terbentuk.

Jika dilihat secara sepintas, fungsi bank hanyalah tempat menabung, meminjam uang, dan berbagai produk simpan lainnya seperti tabungan giro dan deposito. Namin, di balik fungsi tersebut bank amat sangat penting bagi perekonomian nasional.

Disampaikan oleh Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah menjelaskan, penggerak utama ekonomi nasional adalah konsumsi, investasi, serta kegiatan ekspor impor. Bank memiliki peran besar dalam ketiga kegiatan tersebut, dimana kontribusi konsumsi dan investasi menyumbang 80% terhadap ekonomi.

Dikutip dari Tirto.id, terbentuknya Hari Bank Sedunia diawali ketika 1 April 1944 diadakan sebuah konferensi penting di Amerika Serikat, tepatnya di Bretton Woods, New Hampshire.

Dalam konferensi tersebut, dibuatlah sebuah badan yang nantinya akan memberikan peran penting dalam perekonomian dunia. Badan ini disebut World Bank atau Bank Dunia.

Dengan tugas utamanya memberikan dana bantuan pada negara-negara yang perekonomiannya sedang tidak baik, agar tidak sampai mempengaruhi kondisi ekonomi wilayah yang ada di sekitarnya.

Negara pertama yang mendapatkan bantuan dari Bank Dunia adalah Prancis. Saat itu, menara Eiffel membutuhkan dana senilai 250 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk membangun kembali infrastruktur negara Prancis yang hancur lebur pasca perang.

Seiring dengan berjalannya waktu, Bank Dunia tersebut mulai memberikan dana bantuan untuk wilayah yang ekonominya mengalami penurunan akbiat bencana alam, krisis moneter ataupun sebab lainnya.

Dalam contoh lainya, Dewan Direksi Bank Dunia menyepakati pinjaman sebesar Rp7,05 triliun atau sekitar 500 juta dollar AS (kurs Rp 14.100) untuk Indonesia. Pinjaman tersebut ditujukan untuk membantu dan memperkuat pemerintah dalam mendanai dampak bencana alam, risiko dari perubahan iklim, serta dampak dari krisis kesehatan yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Tidak hanya diperingati sebagai Hari Bank Dunia, 1 April juga diperingati sebagai peringatan terbentuknya organisasi International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) yang bertujuan untuk melawan kemiskinan di dunia.

Reporter : Duta Andini
Editor : Bunga Yunielda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *