5288 Calon Mahasiswa UIN RF Ikut Tes SSE UMPTKIN

Ilustrasi: Internet

UIN RF – Ukhuwahnews | Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang adakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) dengan menerapkan pola Seleksi Secara Elektronik (SSE) yang telah berlangsung sejak tanggal 3 Agustus dan berakhir pada tanggal 6 Agustus.

Ketua PUSTIPD Fahrudin mengatakan, pelaksanaan Ujian PMB jalur UMPTKIN dilakukan dengan pola Seleksi Secara Elektronik (SSE) dan online yang dikerjakan dari rumah masing-masing.

“Peserta ujian atau calon mahasiswa mulai tanggal 15 Juli yang lalu sudah bisa mengunduh aplikasi ujian, baik aplikasi yang berbasis android maupun aplikasi yang berbasis windows, namun aplikasi SSE UMPTKIN ini belum support pada operating system berbasis MacOS,” jelasnya saat diwawancarai via WhatsApp, Rabu (05/03/20).

Fahrudin juga menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan ujian di bulan Agustus, pada tanggal 23-27 Juli lalu telah dilaksanakannya uji coba ujian secara serentak se-Indonesia.

“Pada tanggal 23-27 Juli lalu sudah dilaksanakan uji coba ujian secara serentak se-Indonesia dan Alhamdulillah uji coba berjalan dengan baik walaupun di awal ujian pada hari Kamis (23/07/20) terjadi banyak kendala teknis, namun panitia pusat dengan cepat bisa mengatasi masalah teknis tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut Fahrudin menambahkan, ada 5288 orang yang mengikuti UMPTKIN dan untuk Jalur Ujian Mandiri (UM) akan mengunakan sistem CBT atau SSE.

“Kita tinggal satu jalur lagi yaitu jalur mandiri, insya Allah untuk jalur ini kita juga akan terapkan sistem CBT atau SSE, tetapi dilakukan dengan offline atau ujian on site,” katanya.

Selain itu, salah satu peserta ujian Ammela Anggun Maulida mengatakan, ujian dengan pola SSE ini kurang efektif karena terkendala dengan jaringan yang kurang stabil.

“Menurut saya, ujian melalui online atau berbasis CBT ini kurang efektif apabila dikerjakan dari rumah, akan lebih efektif apabila pelaksanaan ujian dikerjakan di lokasi kampus yang telah menyediakan tempat seharusnya,” ujarnya.

Ammel juga berharap agar kedepannya sistem tes dengan pola SSE ini bisa lebih efektif dan segerah mendukung semua system.

“Saya berharap semoga sistem tesnya bisa lebih efektif lagi dan tampilannya lebih mudah dimengerti,” tutupnya.

Reporter: Fazar Riski Ramadhanti

Editor: Rezzy Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *