Fakultas Ushuluddin & Pemikiran Islam

Yudisium FUSHPI Ke 13 Alami Kenaikan Biaya

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (Fushpi) melakukan proses yudisium ke-13 kepada 11 calon wisudawan di ruang Munaqosyah Fakultas Ushuluddin, Kamis (22/3/18).

Yudisium ke-13 ini terdiri dari 11 calon wisudawan, 10 diantaranya dari  program Strata 1 (S1) dan sisanya dari  program Strata 2 (S2).

Elis Setiawati salah satu peserta Yudisium membenarkan hal tersebut. “Iya kali ini hanya 11 orang biasanyanya 30 orang,” ungkapnya.

Berkenaan dengan sedikitnya wisudawan yang yudisium, Elis juga mengatakan bahwa adanya tambahan biaya yang dibebankan kepada calon wisudawan. “Adanya dana tambahan yudisium disebabkan karena jumlah peserta yudisium yang hanya sedikit. Jadinya biayanya naik 100 persen, biasanya 500 ribu sekarang jadi 1 juta rupiah,” sambungnya.

Elis mengaku sempat kaget dengan kebijakan yang diambil fakultas. “Sebenarnya kaget karena biayanya naik, yudisium kali ini tidak menggunakan tenda ataupun menyewa gedung, paling cukup untuk konsumsi. Jadi dana yudisium tersebut diolah oleh fakultas untuk memenuhi kegiatan yudisium” tutup Elis.

Dra. Kartini selaku Kepala Sub Bagian (Kasubag) Akademik Kemahasiswaan dan Alumni menanggapi kenaikan biaya yudisium tersebut. Menurutnya penambahan biaya yudisium karena sedikitnya peserta.

“Adanya penambahan biaya yudisium untuk peserta tersebut sebagai kenangan dari alumni dan juga karena peserta yudisium sedikit, jadi tidak cukup untuk memenuhi biaya yudisium,” ujar Kartini saat ditemui di ruangannya.

Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin, Dra. Annisatul Mardiah, M.Ag menegaskan, wajar kalau biaya yang dibebani peserta yudisium ke 13 ini dinaikkan berhubung pesertanya lebih sedikit dari biasanya. Sedangkan harus dipenuhi apa saja yang diperlukan dalam yudisium tersebut, seperti konsumsi dan percetakan.

“Yang namanya gotong royong, semakin sedikit peserta semakin banyak biaya yang dikeluarkan. Kalau seandainya yang di yudisium cuma 1 orang maka dia sendiri yang menanggung kekurangan dana,” tegas Annisa.

Annisa juga menambahkan bahwa yang diinginkan adalah melaksanakan acara dengan dana yang seminim mungkin “Kalaupun masih terasa berat ya, mau bagaimana lagi. Karena memang pesertanya dikit,” tutupnya.

Untuk yudisium selanjutnya, Annisa berharap agar lebih ditingkatkan lagi apa saja yang belum maksimal mulai dari keuangan, susunan acara maupun durasi waktunya.

 

Reporter: Rica Agustin Al Husna, Melati Putri Arsika

Editor: Muhammad Rajab

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah