Gallery

UKMK Seni dan Budaya Teater Arafah Adakan Pensi Perdana Diwaktu Malam

 

terlihat personil UKMK Seni dan Budaya Teater Arafah sedang perform di atas panggung Foto : Razi

terlihat personil UKMK Seni dan Budaya Teater Arafah sedang perform di atas panggung Foto : Razi

Palembang, IAIN, Ukhuwahnews.comUnit Kegitan Mahasiswa Khusus (UKMK) Seni dan Budaya Teater Arafah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang (11/10) menampilkan pertunjukan Pentas Seni (Pensi), di halaman parkir Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Mukhlis Heri Ansyah, Ketua Umum UKMK Seni dan Budaya Teater Arafah mengatakan pentas seni akan dilaksanakan dua minggu sekali, dimulai pukul 20:00 WIB, dan ada pun pentas yang ditampilkan teater, musikalisasi puisi, tari, perkusi, dan musik. Ia menambahkan, acara pentas yang ditampilkan  untuk mengatasi agar mahasiswa tidak perlu malam minggu di tempat yang jauh dan mahal, dan juga tidak ada pemungutan biaya.

“acara pentas seni ini pertamakali dilaksanakan pada malam hari. Kami mencoba memberikan sesuatu yang bisa dinikmati oleh mahasiswa yaitu dalam bentuk pentas seni. Masih banyak kekurangan dan kendala, namun kami jadikan itu untuk lebih baik kedepan,” ujarnya

Puluhan penonton yang hadir menyaksikan acara pentas seni mulai dari mahasiswa, masyarakat sekitaran IAIN, dan orang yang lewat yang hanya untuk menonton sejenak. Mukhlis juga menuturkan bahwa sangat wajar kalau penonton yang hadir hanya puluhan orang saja. Karena ini adalah acara pertama, mungkin untuk acara selanjutnya akan semakin bertambah.

“kepada mahasiswa IAIN, kami berharap untuk menyaksikan dan memeriahkan acara yang telah kami buat,” pungkasnya.

Winda Fania Retno, Jurusan Jurnalistik semester satu Fakultas Dakwah dan komunikasi, mengatakan acara pentas seni yang ditampilkan menarik untuk ditonton. Karena bisa menjadi pelebur penat karena kesibukan kuliah.

“acaranya asyik, cukup menghibur para penonton yang hadir, Sayang untuk dilewatkan.”Ucapnya

Lain halnya dengan Yiyik Andriani, Jurusan Perbankan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI). Ia beranggapan pantia acara jangan berkeliaran,dan juga suara salon kurang terdengar jelas, sehingga tidak penonton kurang merasa nyaman.

“acaranya bagus, tapi untuk kedepan harus dimaksimalkan lagi,” tambahnya

Razi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah