Gallery

Tuntut AF, Ricuh Takterelakkan

Tampak kericuhan antara demaf usluhudin dan mahasiswa pro AF, pada aksi tuntutan damai, jum'at (15/8) di depan  fakultas usluhudin IAIN Raden Fatah Palembang

Tampak kericuhan antara demaf usluhudin dan mahasiswa pro AF, pada aksi tuntutan damai, jum’at (15/8) di depan fakultas usluhudin IAIN Raden Fatah Palembang

Palembang, IAIN, Ukhuwahnews.com- Kericuhan tak dapat dielakkan pada Aksi tuntutan damai Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam dari Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF), Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMAF), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) pada Jum’at (15/8) di depan gedung fakultas usluhudin dan Pemikiran Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang terhadap oknum mahasiswa AF, yang diduga menyalah gunakan jabatan sebagai pejabat kampus.

Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Usluhudin dan Pemikiran Islam ini menuntut AF untuk diberhentikan sebagai mahasiswa usluhudin dan dilaporkan kepada pihak berwajib karena menurut Ketua Umum Demaf Usluhudin Sumintak, AF telah terbukti melakukan manipulasi dana pada sidang LPJ tanggal 13 februari 2014.

“Hal ini telah terbukti pada sidang LPJ, dan kedua pihak telah sepakat dengan dibuatnya surat perjanjian yang bermaterai enam ribu,”ujar Sumintak.

Sumintak juga menambahkan, tuntutan ini sesuai dengan perjanjian yang bermaterai tersebut dan juga sudah ditandatangani oleh wakil dekan 3 dan semua ketua pejabat kampus Fakultas Usluhudin.

“Isi surat perjanjian itu ialah menyepakati pemberhentian AF, apabila tidak melunasi uang tersebut secara dua tahap, maka AF siap ditindak lanjuti,” tambahnya.

Ia menambahkan, tahap pertama pembayaran tersebut sampai tanggal 31 Juni 2014, dan tahap kedua pada tanggal 13 agustus 2014.

Anggota Semaf Usluhudin, Nasirudin menjelaskan Ricuh ini diakibatkan oleh provokasi oknum mahasiswa yang tidak menerima AF dituntut oleh keluarga besar Mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam.

“Aksi ini adalah aksi tuntutan damai. Tapi karena ada provokasi dan serangan dari oknum mahasiswa pro AF, kericuhan tak dapat dielakkan,”ujarnya.

Nasirudin juga menambahkan, tuntutan mahasiswa ini terkait tindakan AF yang diduga manipulasi dana pendanaan pada sidang LPJ yang diadakan semaf ada 13 februari 2014.

Di lain tempat, AF telah mengklarifikasi hal ini. AF menjelaskan, ia telah meminta waktu tenggang tempo untuk pembayaran uang tersebut.

“Saya meminta tempo sampai tanggal dua puluh enam agustus dua ribu empat belas,”ujarnya.

Dekan Usluhudin dan Pemikiran Islam DR. Alfi Ju Izun Azwar, M.AG menjelaskan, kedua pihak ini harus bertemu dan berdiskusi bDSC_0151ersama. Perlu mediasi antar dua pihak ini agar situasi menjadi tenang kembali.

“Kami siap menjadi mediator, agar kedua pihak ini menemukan solusi terbaik. Sesama aktivis harus kompak,”tutupnya.(prd)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah