Tuan, Gelas Kosong dan Ruang Bernama Hati

sumber : Google

Puisi karya : Feronika Selvi Oktavia,

Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang

 

Tuan, kau ambil gelas kosong diatas meja

Lalu, kau tuangkan sedikit demi sedikit air jernih

Saat gelas telah terisi penuh, kemudian tuan tinggalkan tanpa sedikitpun bicara

 

Mengapa? Setelah kau isi penuh, kau tinggalkan begitu saja!

Tidakkah kau memberi tahuku tuan, alasan mengapa kau pergi?

Atau tuan malah berfikir bahwa air di dalam gelas mengandung racun yang mematikan?

Bukankah kau sendiri yang mengisinya dengan sepenuh hati?

 

Tuan, seseorang tidak akan meminumnya selain  kau

Karena, yang tau isi dari gelas itu adalah kau, dan kau adalah tuannya

Jika suatu saat nanti ada orang yang meminumnya, kuharap itu adalah tuan

Yang telah mengisi gelas kosong itu, dan gelas kosong itu adalah sebuah ruang yang bernama hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *