Kabar Sumsel

Tontonan Positif Pemuda, Dukung Film M20H Tayang di Bioskop

Salah satu scene pemeran Film Meniti 20 Hari sedang melakukan adegan bersepeda, dari Ulak Paceh Sumatera Selatan ke Medan. Dok. Ukhuwah

Palembang- Ukhuwahnews.com | Film Meniti 20 Hari (M20H) yang berkisah mengenai petualangan Fachruddin muda, tokoh penggerak Muhammadiyah di Sumatera Selatan (Sumsel) beserta rombongan Hizbul Wathon (HW), bersepeda sejauh 1.300 KM dari Ulak Paceh Sumsel sampai ke Medan, dapat menjadi tontotan bernilai positif bagi anak muda saat ini.

Hal tersebut disampaikan salah satu Pemain Film M20H, Janero Desen yang berperan sebagai Sofyan, salah satu rombongan HW dalam film tersebut. Menurutnya, film ini sangat bagus sekali jika diangkat ke bioskop, generasi muda saat ini harus mencontoh semangat berjuang dan kebersamaan seorang pemuda dalam menggapai impiannya seperti dalam film tersebut.

“Kita sebagai pemuda jangan terjebak dengan kebiasaan yang buruk, istilahnya malas gerak atau mager. Oleh karena itu, melalui film inilah terkandung nilai perjuangan seorang pemuda, untuk menggapai sesuatu yang diinginkannya, dengan semangat dan pantang menyerah, walaupun halangan dan rintangan dihadapannya,” ujar mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) ini.

Salah satu scene dari Film Meniti 20 Hari, menceritakan perjuangan pemuda bersepeda dari Ulak Paceh Sumsel hingga ke Medan. Dok.Ukhuwah

Senada disampaikan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumsel, Sonny Kushardian yang siap mendukung rencana pemutaran film tersebut, menurutnya masyarakat Sumsel harus mengapresiasi penayangan Film M20H di bioskop Kota Palembang sebagai karya film dari putra daerah.

“Bukan hanya tanggungjawab seniman tetapi juga semua pihak yang harus mengapresiasi film ini. Apalagi, film ini 100 persen dibintangi putra Sumsel, sebagai nilai plus bagi Sumsel dan harus bisa diputar di bioskop Palembang,” kata Sonny saat ditemui Jumat, (17/11/2017).

Dia menambahkan film yang mengambil setting di Sumsel seperti di Jejawi OKI, Ulak Paceh Muba, Lubuk linggau dan Palembang ini, sudah selayaknya diketahui warga Sumsel, oleh karena itu kepala daerah, baik bupati, walikota dan gubernur harus ikut andil  dan mendukung pemutaran film ini di bioskop.

“Kan masih banyak yang belum mengetahui. Jadi, melalui film ini diharapkan akan memberi informasi tentang bagaimana  Muhammadiyah lahir di Sumsel, yang dimulai dari Ulak Paceh Muba,” tambahnya.

Film M20H yang diproduksi oleh Lembaga Seni Budaya dan Olah Raga (LSBO) PP Muhammadiyah ini memilih pemeran tokoh film yang terdiri dari 90% kader Muhammadiyah yang 100% warga Sumsel, dan berkisah tentang perjuangan dan petualangan KH Abdul Razak Fachrudin (muda), dengan rombongan Pandu HW pada tahun 1939 Masehi bersepeda dari Ulak Paceh, Musi Banyuasin (waktu masih wilayah Palembang) ke Medan, sejauh 1.300 km untuk mengikuti Kongres ke 28 di Medan. Abdul Razak Fachruddin, merupakan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode (1968-1990).

Reporter : Mae

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah