Gallery

TEMBOK UIN JADI LAHAN KREATIVITAS LIAR

Foto : Ukhuwahnews.com/Nopri Ismi Seorang anak kecil sedang bersepada di samping tembok Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang yang dicoret oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Hingga sekarang pelaku belum diketahui secara jelas, disamping itu belum ada juga tindakan dari pihak UIN Raden Fatah guna mengatasi masalah coretan dinding tersebut. Sabtu (26/02/2016).

Foto : Ukhuwahnews.com/Nopri Ismi
Seorang anak kecil sedang bersepada di samping tembok Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang yang dicoret oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Hingga sekarang pelaku belum diketahui secara jelas, disamping itu belum ada juga tindakan dari pihak UIN Raden Fatah guna mengatasi masalah coretan dinding tersebut. Sabtu (26/02/2016).

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Tembok di depan halaman Masjid Darul Muttaqin Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang menjadi sarana kreativitas liar oleh tangan-tangan jahil. Coretan tanpa makna terlihat dengan jelas, bagi siapa saja yang melintas di sekitar tembok tersebut. Sabtu (27/02/2016).

Saat dikonfirmasi Komandan Regu (DANRU) Satpam Tangkas UIN RF, Hebby Priansyah mengatakan bahwa sebelum mereka ditugaskan di UIN Raden Fatah pada tanggal 1 Februari 2016 tulisan-tulisan di tembok tersebut  sudah ada.

“Sampai saat ini belum bisa dipastikan siapa pelaku dari coretan di dinding atau tembok itu. Ya karena lingkungan UIN ini sangat luas. Bukan hanya mahasiswa saja yang dapat masuk, tetapi orang luar pun bisa dengan bebas masuk ke lingkungan UIN ini,” ujar Hebby.

Dari segi penanganan masalah ini, pihaknya hanya bisa menerapkan prosedur pengamanan yang lama yakni melakukan patroli di sekeliling lingkungan UIN RF setiap satu jam sekali setiap malamnya. Dengan tujuan mengantisipasi tindakan-tindakan yang merusak fasilitas UIN RF Palembang.

“Untuk penanganan secara intensif belum bisa, karna kami belum menerima surat edaran dari pihak rektorat. Intinya, kami menunggu kebijakan rektor yang baru nanti. Dan untuk sekarang kami hanya bisa menerapkan prosedur pengamanan yang ada,” lanjut Hebby.

Namun, salah satu Dosen Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Abdurrahmansyah, M Ag berpendapat, seharusnya tidak harus menunggu surat edaran dari rektorat koordinasikan saja dengan baik dengan pimpinan. “Karna semua kegiatan yang menganggu fasilitas kampus harus segera ditangani dengan cepat, dan siapapun yang mencoret dinding  atau merusak fasilitas kampus tidak bisa dibiarkan,” jelasnya.

Sedangkan Sangkut Unita selaku Mahasiswa Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Matematika berpendapat bahwa, tindakan mencoret dinding tersebut mencerminkan orang yang tidak berpendidikan. “Kalau memang pandai dalam hal melukis lebih baik mencari tempat penyaluran yang tepat, jangan disalurkan ke dinding kampus karna itu merusak pemandangan,” katanya.

 

 

Reporter : Bkt, Nop

Editor : Von

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah