Gallery

Telat Pembayaran SPP/UKT, DO?

Ilustrator : Janero Desen

UIN-Ukhuwahnews.com | Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dibuat bingung akan sanksi DO (Drop Out) yang diberlakukan dalam keterlambatan pembayaran UKT dan SPP.  Hal ini dibuktikan dengan wacana yang beredar di kalangan mahasiswa.

Salah satunya, Wili mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) mengatakan selaku mahasiswa semester enam meminta kejelasan mengenai kebenaran adanya sistem DO yang diberlakukan.

“Memang saya belum tahu pasti tentang DO dari kampus karena terlambat pembayaran SPP. Tapi, teman saya ada yang pernah di DO karena terlambat membayar. Namun, ada juga yang hanya diberikan keringanan saja,” ujarnya.

Hal ini ditanggapi oleh Mirwan Fasta,S.Ag,M.Si selaku Kepala Bagian Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK) menyatakan bahwa tidak pernah ada sanksi DO kepada mahasiswa yang terlambat membayart UKT dan SPP.

“Mahasiswas sendirilah yang mengundurkan diri mereka karena tidak melakukan registrasi diawal semester. Sesuai dengan peraturan dalam Buku Pedoman Akademik kampus kita,” tuturnya saat ditemui di ruangannya, Kamis (18/2).

Mirwan menambahkan DO akan diberlakukan kepada mahasiswa yang mencemarkan nama baik kampus. Pihak kampus juga memberikan solusi kepada ahasiswa UIN Raden Fatah Palembang tentang keterlambatan pembayaran SPP atau UKT tersebut.

Karena permaslaahan itu menyangkut registrasi perkuliahan, mahasiswa yang bersangkutan harus menemui salah satu staf BAAK. Apabila mahasiswa benar-benar tidak mampu membayar biaya UKT dan SPP, maka mahasiswa tersebut harus mengajukan surat Cuti Studi (Stop Out).

“Masalah tersebut bisa diselesaikan tergantung dengan tingkat kesalahannya. Pihak Universitas tidak menginginkan mahasiswa berhenti karena masalah finansial,” pungkasnya.

*Pal,Spt,Dvy,Hrs.

*Ed Von

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah