Suasana belajar mengajar Program Pare Bahasa Inggris yang diselenggarakan Ma’had al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Selasa (14/02/17). Ukhuwahnews/Mita Rosnita

Suasana belajar mengajar Program Pare Bahasa Inggris yang diselenggarakan Ma’had al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Selasa (14/02/17). Ukhuwahnews/Mita Rosnita.

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pelaksanaan Program Pare Bahasa Inggris yang diselenggarakan Ma’had al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, diikuti 231 Penerima Beasiswa Bidikmisi 2016 dilakukan tanpa kunjungan ke Kampung Inggris Pare, Kediri. Selasa (14/02/17).

Pembina Santriwati Ma’had al-Jami’ah, Isnaini mengungkapkan, sesuai dengan keputusan Pihak Rektorat pelaksanaan Kegiatan belajar mengajar Program Pare Bahasa Inggris selama satu bulan hanya dilakukan di Ma’had al-Jami’ah UIN RF, sehingga belajar bisa lebih intensif serta tidak perlu merencanakan akomodasi saat di Pare.

“Keputusan Pihak Rektorat yang memutuskan supaya pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan di Ma’had al-Jami’ah UIN RF,” ungkapnya.

Salah satu ustazah di Ma’had al-Jami’ah, Ilma merasa sangat terbantu dengan hal ini, karena tidak mengganggu kegiatan yang biasa dilakukan di Ma’had al-Jami’ah UIN RF.

“Sebelum Program Pare Bahasa Inggris diselenggarakan, Ma’had telah mempunyai kegiatan sendiri. Jika seluruh Penerima Beasiswa Bidikmisi 2016 berangkat ke Pare maka harus mengatur jadwal kembali sehingga  mengganggu jadwal kegiatan mereka di Ma’had,” ujarnya.

Kemudian salah satu peserta Bidikmisi 2016 Habibatul Islamiyah dengan antusias berharap setelah mengikuti program ini, ia bisa menerapkan Bahasa Inggris sebagai media komunikasi terhadap orang asing yang ada di Kota Palembang.

“Saya antusias dengan program ini karena kami tidak perlu jauh-jauh pergi ke Pare untuk belajar bahasa Inggris, cukup tetap berada di Ma’had al-Jami’ah, dan semoga setelah program ini saya bisa menerapkan bahasa Inggris sebagai media komunikasi terhadap orang asing yang ada di Palembang,”tutupnya.

Reporter : Ros,Lia

Editor: Olw

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah