Pelatih dari Kwarda Sumatera Selatan sedang memberikan materi pada peserta Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka di salah satu kelas Program Studi (Prodi) PGMI Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang. Kamis,(02/03/17).Ukhuwahnews/Hidayat.

Pelatih dari Kwarda Sumatera Selatan sedang memberikan materi pada peserta Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka di salah satu kelas Program Studi (Prodi) PGMI Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang. Kamis,(02/03/17).Ukhuwahnews/Hidayat.

UIN-Ukhuwahnews.com | Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Iftida’iyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan wajib mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka yang di selenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang. Kursus tersebut diadakan untuk memenuhi persyaratan dalam Kurikulum 2013. Kamis,(02/03/17).

Hal ini disampaikan oleh Panitia pembantu Racana dari gugus depan, M Andre Saputra saat ditemui salah satu kelas yang digunakan untuk ruang para pelatih KMD. Bahwa kegiatan diadakan pertama kali di tahun 2017 untuk seluruh mahasiswa semester 6 yang berjumlah 139 orang. Kursus ini sudah berlangsung sejak 28 Februari sampai 04 Maret 2017.

 “KMD ini pertama kali diadakan di tahun 2017 untuk seluruh mahasiswa semester 6. Jumlah mahasiswa yang mengikuti sebanyak 139 orang. Pendalaman materi kepramukaan selama 72 jam yang berlangsung selama 5 hari, yaitu sejak 28 Februari sampai 04 Maret 2017,” katanya.

Ketua Pusdiklada, H. Hasan Basri M,Pd mengungkapkan beberapa kegiatan yang diadakan dalam KMD. Salah satunya, mahasiswa diwajibkan mengikuti perkemahan selama 2 hari.

 “KMD diisi dengan beberapa kegiatan yaitu penyampaian metode kepramukaan, teori, materi –materi, serta peran dan tugas mahasiswa dalam lingkungan masyarakat. Selain itu peserta wajib mengikuti perkemahan selama 2 hari. Sesuai dengan kurikulum baru, calon guru diwajibkan untuk memiliki ijazah KMD yang mendampingi ijazah sarjana mereka. Tujuan dilaksanakannya KMD adalah agar prodi PGMI dapat mengeluarkan lulusan mahasiswa menjadi seorang guru yang handal,” ungkapnya.

Hasan Basri juga menyebutkan semua para pelatih KMD berasal dari Kwarda Sumsel, diantaranya Gusjanjara Arni MM.Si,  Diana Yulianty M.pd,  Hj. Husnah M.pd, Deri Sedono, Aiptu Ustiawah, Harry Setyaningsih, Kapten Suryadi, Hj. Arsyah Hakim,  H. Amriadi M.pd,  Sulaiman, Dr. Kms. Badandi M.pd,  Hj. Yuli Riah M.M,  Rusnani M.pd,  Rusmin SE, dan Martini M.si serta saya sendiri.

Salah satu peserta yang mengikuti KMD, Rara mengatakan bahwa sangat terbantu dengan adanya kegiatan KMD ini. Menurutnya mahasiswa PGMI dapat berinteraksi dan terbiasa dilingkungan tempat mengajar nantinya.

“Acara ini sangat bagus karena kami diajarkan bagaimana  kita untuk berinteraksi dengan siswa –siswi nantinya. Selain itu, setelah menamatkan kuliah dapat memudahkan para lulusan PGMI dalam mencari pekerjaan. Harapan saya agar acara ini dilakukan setiap tahun. Acara ini juga sangat membantu kami sebagai calon guru untuk terbiasa dilingkungan sekolah nantinya,” tutupnya.

Reporter : Rdp, Yat

Editor : Wfi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah