Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), Asep Irfan Mujahid (paling kanan) sedang memberikan materi pada Seminar nasional bertemakan "Dari santri menuju pemuda yang bervisi kebangsaan". Digelar di Aula MAN 3 Palembang, seminar yang dilakukan merupakan rangkaian agenda dari Pelantikan IPNU Sumatera Selatan. Selasa (1/11). Ukhuwahnews.com/Ellyvon

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), Asep Irfan Mujahid (paling kanan) sedang memberikan materi pada Seminar nasional bertemakan “Dari santri menuju pemuda yang bervisi kebangsaan”. Digelar di Aula MAN 3 Palembang, seminar yang dilakukan merupakan rangkaian agenda dari Pelantikan IPNU Sumatera Selatan. Selasa (1/11). Ukhuwahnews.com/Ellyvon

 

Palembang – Ukhuwahnews.com |  Pimpinan Pusat IPNU, Asep Irfan Mujahid mengatakan berbicara masalah santri haruslah mampu menjalani filosofi mendasarnya, sebab hal itu akan dapat menciptakan satu arus pemikiran baru memandang perbedaan dan keberagaman sebagai suatu yang moderat.

Pada seminar nasional dengan thema “Dari santri menuju pemuda yang bervisi kebangsaan” diselenggarakan oleh Pimpinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Palembang, Selasa, Asep Irfan menjelaskan bahwa hal tersebut selaras dengan visi kebangsaan yang moderat dalam membangun kebangsaan lebih sempurna untuk memahami dan menghayati ke Bhinekaan Tunggal Ika.

“Corak-corak pemikiran santri di Nusantara harus lebih siap dan menjadi modal utama menjadikan pemuda memiliki visi kebangsaan,” tuturnya saat memberikan materi pada seminar tersebut.

Menurut dia, perbedaan pendapat, suku, agama dan ras tidak menjadi suatu alasan untuk perpecahan bangsa, melainkan harus saling menguatkan.

Dengan demikian, sehingga santri sebagai bagian dari identitas Indonesia haruslah menjaga pemikiran-pemikiran yang kiranya dapat merusak karakter serta nilai kebangsaan dimiliki.

Namun hal yang lebih penting lagi, kata dia, tantangan terbesar negeri ini bukan lagi hanya sekadar demonstran, melainkan bagaimana pola pikir pemuda sebagai pacuan bangsa untuk lebih maju lagi ke depan khususnya para santri nusantara.

Reporter : Von/Ant

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah