Kondisi tempat air wudhu yang kekurangan air di Masjid Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang. Senin (27/02/17). Ukhuwahnews/Alfin Lubis

Kondisi tempat air wudhu yang kekurangan air di Masjid Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang. Senin (27/02/17). Ukhuwahnews/Alfin Lubis

UIN-Ukhuwahnews.com| Kekurangan air yang terjadi dari tahun ke tahun di Masjid Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, tak kunjung mengalami penyelesaian. Hal tersebut  menjadi kendala dan mengganggu aktivitas seluruh mahasiswa terutama saat akan menjalankan ibadah.

Wakil Rektor II UIN RF Palembang, Dr.Zainal Berlian, MM.,DBA saat ditemui Senin (27/02/17), mengungkapkan, pihak rektorat telah berusaha mengatasinya dengan menambahkan satu  tangki air, namun orang-orang di luar kampus sering menggunakan air diluar jadwal sholat.

“Pihak rektorat telah berusaha supaya air tetap melimpah di Masjid UIN RF kepada Pemerintah Kota Palembang, namun belum ditanggapi. Ditambah lagi para pedagang, masyarakat luar kampus, dan sebagainya sering memakai air diluar jadwal sholat, sehingga saat akan digunakan para masyarakat kampus air telah habis,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prof. Dr. H. Amin  Suyitno, M.Ag, selaku ketua masjid UIN RF menjelaskan jika permasalahan disebabkan penyediaan air yang tidak lancar serta anggaran yang tidak cukup.

“Tidak berimbangnya jumlah air yg tersedia dengan pemakai yang terus bertambah, ditambah sedikitnya jumlah anggaran dana  yang hanya diperoleh dari kotak sumbangan di masjid UIN RF,” jelasnya.

Amin juga menambahkan mereka telah mendapatkan solusi, dengan melakukan audiensi dengan Walikota Palembang untuk mengaktifkan sumur yang sudah ada dan melakukan penambahan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Audiensi yang pernah dilakukan pihak rektorat dan Walikota Palembang di Bulan Juni 2016 sebenarnya telah mendapatkan solusi, namun hingga sekarang belum terealisasi,” ujarnya.

 Kemudian Mahasiswa Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi semester 6, Ninik Juandari bingung dengan permasalahan ini, karena janji pak rektor untuk perbaikan fasilitas kampus  belum memberikan perubahan.

“terutama permasalahan air, jika dana tersebut hanya dari kotak sumbangan, harusnya ada pemberitahuan dan sosialisasi supaya kami bisa ikut berpartisipasi untuk menyumbang,” tutupnya.

 

Reporter: Dsm, Mal

Editor: Olw

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah