Gallery

Pers Mahasiswa Harus Tingkatkan Kualitas Media

Mengusung Tema Pemahaman Sensor dan Penolakan Pembungkaman Media, Seminar Jurnalistik dan Forum Diskusi (FORDIS) ke dua dari program bulanan Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Sumatera Selatan (FKPMS) bekerja sama dengan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah. Seminar ini berlangsung di Aula Gedung Student CenterUIN RF, Minggu (17/4/16). Ukhuwahnews.com/Nopri

Mengusung Tema Pemahaman Sensor dan Penolakan Pembungkaman Media, Seminar Jurnalistik dan Forum Diskusi (FORDIS) ke dua dari program bulanan Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Sumatera Selatan (FKPMS) bekerja sama dengan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah. Seminar ini berlangsung di Aula Gedung Student CenterUIN RF, Minggu (17/4/16). Ukhuwahnews.com/Nopri

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Mengusung Tema Pemahaman Sensor dan Penolakan Pembungkaman Media, Seminar Jurnalistik dan Forum Diskusi (FORDIS) ke dua dari program bulanan Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Sumatera Selatan (FKPMS) bekerja sama dengan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah. Dalam sambutan mewakili Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Nazarmanto mengatakan pers mahasiswa harus dapat meningkatkan kualitas media. Seminar ini berlangsung di Aula Gedung Student CenterUIN RF, Minggu (17/4/16).

Nazarmanto juga berpesan agar pers mahasiswa dapat memberitakan dengan kritik yang membangun, cerdas dalam berpikir, serta dapat menginspirasi. Hal tersebut akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas media.

“Pers mahasiswa harus kritis dalam pemberitaannya terhadap hal yang dapat merugikan umat, mencerdaskan dalam berpikir, dan media juga harus memiliki kualitas dalam mengungkap kebenaran. hal tersebut karena kebenaran yang terorganisir akan mampu mengalahkan kebatilan yang tidak terorganisir, namun buruk jika sebaliknya,” ujarnya.

Menurut pemateri dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Badaruddin dalam materinya mengenai pemahaman sensor, mengatakan tugas dan wewenang KPID hanya sebatas mengawasi siaran televise dan radio serta memberikan pedoman bagi pemilik media. Sedangkan sensor merupakan tanggung jawab internal, bentuk siran apapun yang bisa terdiri dari edukasi, berita, atau hiburan, media harus memberikan dampak yang baik bagi masyarakat, terutama kualitas media dalam memberikan informasi.

Pemateri dari Pal Tv, Yulius Palapa juga menyampaikan materinya mengenai penolakan pembungkaman media menyatakan bahwa pembungkaman tidak akan menghasilkan kemajuan apapun, media sering kali dibungkam atau diartikan tunduk terhadap penguasa atau pemilik modal, aparat negara, serta juga dapat dilakukan oleh negara lain, hal tersebut tentu akan merusak kualitas dari sebuah media.

Seminar jurnalistik yang dihadiri lebih dari 50 orang peserta dari berbagai LPM se Sumsel yang tergabung dalam FKPMS dilanjutkan dengan Fordis antar LPM dengan pembahasan diskusi mengenai permasalahan internal LPM, pembahasan isu regional Sumsel, dan pembahasan lainnya.

Reporter : Hrs

Editor : Mcr

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah