Gallery

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional

Suasanan Peringatan HPSN, Terlihat peserta sedang mendengarkan salah satu perwakilan komunitas memberikan sambutan. Minggu (21/2/2016).

MENDENGARKAN – Suasanan Peringatan HPSN, Terlihat peserta sedang mendengarkan salah satu perwakilan komunitas memberikan sambutan. Minggu (21/2/2016). Foto : Abay.

 

Palembang-Ukhuwahnews.com | Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap tanggal 21 Februari, untuk pertama kali ini digelar di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel). Kegitan ini dilatarbelakangi atas kepedulian akan tragedi yang pernah terjadi di Leuwigajah Jawa Barat tahun 2005 lalu yang memakan banyak korban akibat tumpukan sampah yang longsor kepemukiman warga. Demikian ungkap Ketua Pelaksana Fariz Dawood Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri). Minggu (21/2/2016).

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2007 dan baru pertama kali ini digelar di Palembang. Dalam acara ini akan dilakukan beberapa kegiatan diantaranya aksi pungut sampah masal yang dilakukan di empat titik, yakni Monpera hingga Masjid Agung, Benteng Kuto Besak (BKB),lorong roda dan kantor wali kota. Di empat titik tersebut akan disebar beberapa komunitas yang telah dibagi untuk memungut sampah,” ujarnya.

Fariz mengharapkan agar masyarakat Palembang dan pemudanya peduli dan cinta akan lingkungan, banyak hal yang dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan sampah yang dapat dijadikan kerajinan tangan maupun lainnya.

Acara yang bertajuk Menuju Indonesia Bebas Sampah 2020 ini digelar di Kesekretariatan Dewan Kesenian Palembang. Hilo Green Community bersama HPSN wilayah Palembang sebagai penggagasnya. Diikuti lebih dari dua ratus peserta yang terdiri dari 23 komunitas dan beberapa media partner. Dalam acara ini juga akan ada teaterikal oleh Dewan Kesenian Palembang dan talkshow tentang sampah.

Anggota Komunitas My Trip My Advanture (MTMA) Palembang Rudi, mengharapkan kegiatan ini tidak hanya sampai disini.

“Semoga acara ini terus berlangsung tiap tahunnya dan lebih didukung penuh pemerintah,” ungkapnya.

Ditempat yang sama salah satu peserta, Ira mahasiswa Universitas Sriwijaya mengatakan, faktor yang menjadi pemicu masarakat membuang sampah sembarang dikarenakan sulitnya menemui tempat membuang sampah dijalan.

”Kadangkan mau buang sampah tapi tempatnya gak ada didekat kita, jadi orang buang sembarangan. Saya berharap untuk kotak sampah lebih di perbanyak terutama di tempat-tempat keramaian,” ujarnya.

 

*Jeo, Abw, Isr, Fkr, Tok.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah