Para Narasumber dalam Pelatihan Jurnalistik Muda AJI (Penamu AJI), di Aula Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya (Unsri), Sabtu, (25/03/17).Ukhuwahnews/Aji Sultan Malik.

Palembang-Ukhuwahnews.com | Pers Kampus memiliki beberapa peran bagi pers umum, hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Bandung periode 2006-2009, Agus Rakasiwi dalam Pelatihan Jurnalistik Muda AJI (Penamu AJI), di Aula Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sabtu, (25/03/17).

Agus mengatakan bahwa pers kampus dapat melahirkan para jurnalis hebat. Pers kampus itu adalah Pers alternatif ketika media massa tidak bisa bicara. Pers kampus menjadi wadah bagi para calon jurnalis belajar untuk independen.

“Pertama, pers dapat kampus melahirkan para jurnalis hebat, yang hari ini namanya mentereng dimana-mana. Menjadi alternatif ketika media massa tidak bisa bicara. Pers kampus itu adalah minoritik, ruang memelihara kewarasan orang-orang di kampus. Dari media kampus juga calon jurnalis belajar untuk independen,” katanya.

Senada dengan Agus Rakasiwi, Anggota Dewan Pers, Hendry Ch Bangun menjawab pertanyaan salah satu peserta pelatihan jurnalis muda bahwa apakah betul pers kampus itu cikal bakal dari pers umum atau yang telah profesional.

“Nah ini masih tanda tanya. Tetapi bagi pers umum peran pers kampus itu perekrutan pertama calon jurnalis, kedua untuk menjadi target pembacanya pers umum, mahasiswa bagian dari statistik atau audiens pers umum. Pers mahasiswa lebih fokus kepada dunia pendidikan,” ujarnya.

Hendry juga mengatakan bahwa, pers kampus tidak dilarang untuk meliput diluar kampus namun juga harus mengikuti prosedur-prosedur umum.

“Jika pers kampus meliput di luar kampus maka berlaku baginya prosedur-prosedur umum. Walaupun saat ini teman-teman pers kampus masih dalam proses tahap belajar. Belum dianggap sebagai wartawan professional. Inilah yang membedakan,” ujarnya.

Pers kampus juga memiliki berbagai kendala namun tidak seperti industri media professional. Seperti yang dituturkan oleh dosen Universitas (Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palembang, Dr Arif Ardiansyah mengatakan, masalah yang dihadapi pers kampus biasanya dalam hal pendanaan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Biasanya Pers kampus itu terkendala dalam hal pendanaan untuk menerbitkan produk jurnalistiknya. Namun hal itu bisa diatasi salah satunya dengan memanfaatkan alumni yang akan membantu. Dalam hal SDM biasanya beberapa  redaktur berita sama saja kualitas keilmuwannya dengan reporter,” pungkasnya.

Reporter : Rjb.

Editor : Wfi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah