Gallery

Peran Perempuan itu Balanced Perpolitikan

UIN-Ukhuwahnews.com | Balanced. Itulah yang berusaha ditekankan dalam penyampaian Komisi VIII DPR RI, Hj. Desi Ratnasari, M.Si. M.P.si pada diskusi publik dengan tema Peran Perempuan dalam Panggung Politik Nasional, yang digelar di ruang Munaqosah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Senin (02/11/2015).

“Perempuan berada dalam ranah perpolitikan itu penting, utamanya agar ada balanced dalam perpolitikan tersebut,” ujar Desi sambil berdiri di depan forum diskusi tersebut.

Lebih lanjut Desi menyampaikan dalam ranah politik perempuan itu dapat menyeimbangkan keadaan dan menyuarakan pendapat kaum perempuan.

Perempuan diberikan ruang 30% kursi dalam panggung politik di Indonesia, tinggal bagaimana kaum perempuan siap memanfaatkan kesempatan itu, baik bidang formal maupun nonformal.

Desi menjelaskan bahwa ada empat hal yang menjadi langkah sebuah pergerakan kancah politik, adanya kesempatan, aktibilitas, usaha dan uang. Selain itu, ia menjelaskan dengan adanya peran perempuan tidak hanya memenuhi kuota akan tetapi menjadi nuansa penyeimbang, dan perempuan diharapkan mampu menyuarakan aspirasi perempuan, memenuhi aspek-aspek bidang yang tidak dipahami oleh laki-laki.

“Untuk mahasiswa yang ingin bergerak dalam bidang politik, mulai dari sekarang harus banyak terlibat dalam organisasi politik, agar dapat melatih diri untuk menjadi berani berbicara,” jelas Desi. Ia juga menambahkan, banyak orang yang pintar, tapi hanya sebagai konseptor. Pada prakteknya sulit mengaplikasikan. Dalam mengkritik pun harus berdasarkan data dan fakta. Tidak hanya apresiasi, namun juga komunikasi dan penawaran solusi.

“Diskusi ini bisa menjadi potensi pengkaderan perempuan dalam bidang politik dimasa mendatang,” ujar Desi.
Dra. Hj.Siti Zailia, M.Ag sebagai Kepala Prodi Perbandingan Mahzab dan Hukum mengatakan,“Diskusi ini diharapkan agar perempuan tidak lagi dinomor duakan, tapi mau bersemangat untuk terjun dalam dunia politik, karena menjadi aspirasi perempuan dalam menyampaikan hak-hak perempuan,” ujarnya.

*Mcr, Vka
*Ed. Von

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah