Peran Akuntan Menjadi Rentan Pada Revolusi Indurstri 4.0

Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) 2018, Isnaeni Achdiat saat menyampaikan materi  seminar Keuangan dan Peran Akuntan Di Era Digital di Gedung Kantor Pelayanan Administrasi Politeknik Negeri Sriwijaya, Rabu (24/4/19). Ukhuwahfoto/Nur.

Palembang – Ukhuwahnews.com | Dalam menghadapi revolusi industri 4.0, peran akuntan menjadi rentan bahkan terancam karena pengaruh digital menjadikan segala sesuatu berjalan secara otomatis.

“Revolusi industri 4.0 menjadi ancaman bagi para akuntan, sebab semua pekerjaan sudah terotamatis oleh digital,” ujar Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) 2018, Isnaeni Achdiat dalam seminar “Keuangan dan Peran Akuntan Di Era Digital 4.0”.

Pada seminar yang diadakan oleh IAI pada Rabu (24/4/19), Isnaeni menyampaikan solusi dari permasalahan ancaman tersebut, bahwa para akuntan harus peka terhadap data. “Bukan hanya data perihal keuangan, namun juga terkait data-data non keuangan,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Isnaeni juga menyarankan untuk data tersebut jangan terlalu diekspansi (red: perluas). “Karena sesuatu bisa menjadi data keuangan melalui jalan-jalan pelayanan, maka dari itu akuntan jangan terlalu fokus pada data keuangan, lebih tepatnya harus accountable tentang bisnis dalam memaknai akuntansi sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta seminar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Nurfala Safitri mengatakan, kegiatan tersebut kurang persiapan yang matang.

“Dari segi isi acara sudah tidak diragukan lagi, pembicara merupakan mereka yang kompeten dibidang akuntan dan paham permasalahan posisi akuntan itu sendiri, namun dari segi persiapan kurang memiliki profesionalitas,” ujarnya di Gedung Kantor Pelayanan Administrasi Politeknik Sriwijaya.

Menurutnya, kekurangan tersebut terletak pada pendaftaran yang tidak menggunakan google form atau form digital lain yang bekerja secara otomatis, sehingga tidak adanya penyesuaian antara materi dan penerapan digital pada konsep acara tersebut.

Reporter: Nur Khotimah

Editor: Melati Arsika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *