Pentingnya Air dan Hutan untuk Dijaga

Salah satu anggota Hutan Kita Institude (HaKI), Fahrizal F. Pulungan sedang memaparkan materi dalam seminar Hari Bumi yang diselenggarakan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Senin (22/4/19). Ukhuwahfoto/Sherly.

UIN RF – Ukhuwahnews.com | “Betapa pentingnya air untuk bumi, jika air di bumi ini hilang krisis air akan timbul,” ujar salah satu anggota Hutan Kita Institude (HaKI), Fahrizal F. Pulungan di hadapan peserta seminar “Selamatkan Hutan Sumatera Selatan”.

Pada kesempatan seminar Hari Bumi pada Senin (22/4/19), Fahrizal juga mengatakan, hutan selalu berkaitan dengan air, maka dari itu manusia harus bisa menjaga kedua hal tersebut.

“Seperti contohnya daerah Semende yang masih dikelilingi hutan, warga antar desa di sana saling jaga tentang air dan sangat ahli dalam pemanfaatan air. Jika tidak begitu, hilanglah sumber penghidupan untuk sawah mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Fahrizal, manusia perlu melakukan tindakan dalam menjaga, menyayangi dan melestarikan kehidupan pada bumi ini, karena alam telah menyediakan semua kebutuhan bagi manusia.

Seminar yang diadakan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, juga mengundang perwakilan dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Habibie menuturkan, ekosistem Karst pada perairan sangat penting sebagai penyimpanan air alami.

“Karst itu merupakan sebuah cekungan air tanah yang terbentuk ribuan tahun lalu. Adanya ekosistem Kars disebabkan dari hasil proses pelarutan,” tuturnya.

Dalam presentasinya dihadapan peserta, Habibie memperkirakan kalau kawasan Karst di Indonesia mencapai 20% dari total luas wilayah. “Di dunia pun, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa ketersediaan air pada 25% penduduk yang ada dipenuhi oleh ekosistem karst,” imbuhnya.

 

Reporter: Sherly

Editor: Melati Arsika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *