Opini

Pendidikan Untuk Masa Sekarang dan Masa Depan

 

Oleh: Novi W.S

Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hidup bagi  manusia.  Semua manusia yang ada di bumi  sangat membutuhkan pendidikan demi keberlangsungan hidupnya.  Menurut Soekidjo Notoatmodjo pendidikan adalah segala upaya yang direncanakan untuk mempengarauhi orang lain , baik individu, kelompok, atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yng diharapkan oleh peaku pendidikanPendidikan sangat penting bagi manusia karena tanpa adanya pendidikan maka manusia tidak bisa berkembang dan mereka  buta akan kemajuan dalam hidup sehingga menjadi manusia yang terbelakang. Oleh karena itu, pendidikan yang dilakukan harus benar artinya harus menghasilkan manusia-manusia yang berkualitas serta memiliki moral/akhlak dan budi pekerti yang baik. Pendidikan dilakukan bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangssa dan mengembangkan manusianya yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan dan keahlian, mengubah sikap dan persepsi,  menanamkan tingkah laku atu kebiasaan yang baru.

Faktor yang mempengaruhi pendidikan menurut Hisbullah adalah sebagai berikt: pertama, ideologi karena semua manisi dilahirkan ke dunia mempunyai hk yang sama khususnya hak untuk mendapatkan pedidikan dan peningkatan pengetahuan . faktor kedua sosial ekonomi karena semakin tinggi tingkat sosial ekonomi memungkinkan seseorang mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Yang ketiga adalah sosial budaya, karena masih banyak oarang tua yang kurang menyadari betapa pentingnya pendidikan formal bagi anak-anaknya. Yang keempat adalah perkembangan iptek,  dengan adanya perkembangan ipetek maka menuntut untuk selalu memperbaharui pengetahuan dan keterampilan agar kita tidak kalh dengan negara yng suadah maju. Lalu faktor yang terakhir adalah psikologi, konsep pendidikan merupakan alat untuk megembangkan kepribadian individu agar lebih bernilai.

Pendidikan yang diharapkan harus mampu mempersiapkan manusia yang dapat berperan aktif dalam seluruh lapangan kehidupan, kreatif, cerdas, mengutamakan  persatuan bangsa bukannya perpecahan, disiplin serta bermoral baik. Empat pilar pendidikan masa sekrang dan masa depan yang telah ditapkan oleh UNESCO yang penting untuk dikembangkan oleh lembaga formal yaitu belajar untuk mengetahui (learning to know), belajar untuk melakukan sesuatu (learning to do), belajarr untuk menjadi seseorang (learning to be), dan belajar untuk menjalani kehidupan bersama (learning to live together).

Dari semua keempat pilar tersebut haruslah terealisasikan agar pendidikan yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Dalam merealisasikan belajar untuk mengetahui (leaarning to know), yang menjadi fasilitatornya adalah guru. Guru disini sangat berperan dalam pendidikan guna mengembangkan penguasaan ilmu pengetahuan tertentu kepada siswa-siswanya sehingga mereka memperoleh pengetahuan sarta wawasan ilmu yang luas.

Dalam merealisasikan belajar untuk melakukan sesuatu (learninng to do) bisa dilakukan di sekolah untuk memfasilitasi siswa agar dapat mengembangkan  keterampilan, serta bakat dan minat yang mereka miliki. Keterampilan, serta bakat dan minat yaang mereka miliki akan berkembang dan berpengaruh  pada lingkungannya. Keahlian atau keterampilan yang mereka miliki akan lebih dominan menjadi pendukung keberhasilan kehidupan mereka daripada penguasaan ilmu pengetahuan. Pendidiakn yang diterapkan haruslah sesuai dengan kebutuhan dari tempat dilangsungkannya pendidikan tersebut sehingga seseuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam merealisasikan belajar untuk menjadi seseorang (learning to be) sangat berkaitan dengan perkembangan fisik, minat dan bakat serta kondisi lingkungan anak. Proses pengembangan diri akan berjalan bila diberi kesempatan  untuk berkreasi, itu bagi anak yang agresif. Tapi sebaliknya bagi anak yang pasif,  guru sangat berperan dan sangat dibutuhkan untuk fasilitator perkembangan diri siswa.

Dalam merealisasikan belajar untuk menjalani kehidupan bersama (learning to live together) bisa dilakukan dengan saling menghargaai, kebiasaan hidup bersama, terbuka, memberi dan menerima.  Hal ini perlu di kembangkan karena sangat mendukung terjadinya pendidikan. Perlu  menghargai ras, suku, agama lain agar tidak mnyebabkan terjadinya konflik.

Peningkatan kualitas pendidikan , kemampuan intelektual serta sikap kepribadian dan moral yang baik sangat menunjang pendidikn untuk masa sekaarang dan masa depan. Dengan demikian diharapkan agar manusia di Indonesia menjadi mnusia yang bermartabat di masyarakat dunia. Langkah yang dapat dilakukan gna mengantisipasi kecenderungan merosotnya  pencapaian hasil pendidikan selama ini yaitu dengan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap duniaa pendidikan, perbaikan manajemen disetiap jenis pendidikan dan meningktkan kualitas dan relevansi pendidikan.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, khususnya di kabupaten atu koata, terlebih dahulu mengkaji kondis obyektif dari unsur yang terkait dari kualitas pendidikan, yaitu bagaimana kondisi gurunya (persebaran, kualifikasi, penguasaan materi, kompetensi pembelajaran), bagaimana kondisi prasarana yang ada, bagaimana kurikulum disikapi dan diperlakukan oleh guru  dan pejabt pendidikan yang ada di daerah tersebut, bagaimana bahan belajar yang dipakai (kualiats buku pelajaran), bagaimana kondisi iklim saat ini, apa saja yang dirujuk sebagai sumber belajar oleh buku dan siswa, adakah sarana balajar pendukung lainya.  Kualitas pendidikan yang dapat dilakukan dengan serangkaian pembenahan atau perbaikan terhadap segala persoalan yang dihadapi. Perbaikan itu dapat berupa perbaikan terhadap kurikulum pendidikan  yang dapat memberikan keterampilan dan kemampuan dasar, demokratis, menerapkan konsep belajar dan membangkitkan sikap kreatif pada diri siswa.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah