Gallery

Pemuda Harus Dewasa dalam Menghadapi Proxy War

 

 

Mayor Jenderal (Mayjen) Puwardi Mukson, S.I.P, sedang diwawancarai mengenai Peran Pemuda dalam Proxy War, dalam acara Forum Mahasiswa Ushuluddin se-Indonesia, bertempat di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah Palembang. Rabu (6/4/16).

Mayor Jenderal (Mayjen) Puwardi Mukson, S.I.P, sedang diwawancarai mengenai Peran Pemuda dalam Proxy War, dalam acara Forum Mahasiswa Ushuluddin se-Indonesia, bertempat di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah Palembang. Rabu (6/4/16).

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Pemuda Indonesia terutama mahasiswa harus dewasa dalam mempertahankan ideologi bangsa yang sedang menghadapi perang tanpa senjata (Proxy War) yang segala sesuatunya dapat merusak ideologi bangsa yang telah dibangun Bangsa Indonesia sejak Kemerdekaan dahulu. Demikianlah yang disampaikan oleh Mayor Jenderal (Mayjen) Puwardi Mukson, S.I.P, dalam materinya pada acara Forum Mahasiswa Ushuluddin se-Indonesia (FORMADINA), di Gedung Akademik Center (AC) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Rabu (6/4/16).

“Saat ini Indonesia sedang mengalami Proxy War seperti aksi tawuran antar pelajar yang semakin marak terjadi. Serta, mahasiswa sudah dianggap dewasa atau pantas untuk mempertahankan ideologi bangsa. Namun, banyak terjadi sebaliknya, banyak pemuda yang terpengaruh dengan hal yang anarkis seperti demo,” tuturnya.

Lebih lanjut Puwardi mengatakan untuk menghadapi Proxy War, seharusnya mahasiswa harus belajar untuk mandiri dan dewasa dalam menghadapi setiap masalah, karena pada dasarnya nasib Bangsa Indonesia ada ditangan para pemudanya.

“Dalam menghadapi Proxy War itu sendiri, saya tidak bisa menilai siap atau tidaknya mental mahasiswakarena yang bisa menilai adalah kalian para mahasiswa. Ada mahasiswa yang prestasinya bagus, tapi ada mahasiswa yang ikut demo. Maka dari itu, belajarlah untuk menjadi dewasa, karena menjadi orang yang baik atau tidak itu pilihan kalian sendiri,” sambungnya.

“Kita semua harus membangun karakter bangsa yang tangguh, agar Bangsa Indonesia bisa terbebas dari Proxy War. Belajarlah sebagai mahasiswa yang baik, dari situ kita akan melatih diri, dan selanjutnya kita akan menjadi dewasa dalam menghadapi perang terhadap segala sesuatu yang merusak ideologi bangsa,” tutupnya.

Reporter : Spt, Mls, Riz

Editor : Mcr

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah