Gallery

PBI IAIN Gelar Penobatan King & Queen 2013

 

Terlihat penobatan Queen PBI (Tuty Hendriyani)

Terlihat penobatan Queen PBI (Tuty Hendriyani)

 

Terlihat penobatan King PBI (Tuty Hendriyani)

Terlihat penobatan King PBI (Tuty Hendriyani)

 

Palembang|IAIN|Ukhuwahnews, bertempat di gedung perkuliahan Fakultas Tarbiyah & Keguruan, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang  sabtu (16/11) lalu menggelar acara penobatan King & Queen PBI 2013. Acara ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian acara pemilihan king & Queen PBI 2013 yang sudah dimulai sejak satu bulan yang lalu. Acara yang diselenggarakan sejak awal Oktober ini  telah melalui berbagai proses seleksi dimulai dari tes  administrasi, tes tertulis, wawancara, dan tes bakat dari peserta yang berjumlah lebih dari 120 orang yang kemudian di-filter menjadi 40 besar untuk mengikuti karantina, lalu diambil 12 orang untuk diikutsertakan dalam acara puncak. Namun sayangnya acara yang pertama kali digelar oleh HMJ PBI ini terkesan tertutup dan kurang dipublikasikan ke seluruh fakultas yang ada di IAIN Raden Fatah. Hal ini dibenarkan oleh fikriyansah selaku ketua pelaksana.

 “Acara ini memang tidak dipublikasikan karena takut ada fikiran negative dari mahasiswa IAIN. Sebenarnya acara ini bertujuan untuk menunjukkan keberadaan PBI di IAIN dan juga menunjukkan bahwa PBI di di kampus hijau ini  juga bisa bersaing dengan jurusan Bahasa Inggris yang ada dikampus lain. Acara ini juga bertujuan untuk  membuktikan eksistensi HMJ PBI yang walaupun sedang tidak jelas dan bisa dikatakan kehilangan kepala, tapi tetap bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk  PBI,” jelasnya.

 Renny Kurniasari, Kepala Jurusan PBI yang juga merupakan  salah satu juri pada acara tersebut mengaku senang dengan diadakannya acara semacam ini walaupun acara ini tidak terlalu diketahui oleh mahasiswa IAIN .

 “Acara ini bagus, sportifitasnya sangat tinggi dan persaingannya pun sehat. Mahasiswa PBI memiliki potensi luar biasa, saya tidak menyangka acara ini  berjalan dengan lancar dan para finalisnya sangat berkualitas, acara King & Queen 2013 ini memang tidak dipublikasikan ke luar fakultas, bahkan hanya jajaran Dekanat Tarbiyah saja yang mengetahui, karena dikhawatirkan orang akan beranggapan buruk karena acara ini termasuk budaya barat, padahal universitas lain biasa melakukan acara seperti ini, mungkin karena IAIN jadi agak tabu,” ungkapnya.

Syahrir Rozi sebagai King terpilih mengaku senang dengan gelar baru yang kini disandangnya.

 “Saya senang sekali bisa mendapatkan gelar King 2013. Yang menjadi motivasi saya ikut acara ini adalah orang tua dan teman- teman. Kedepannya saya siap menjalankan kewajiban untuk mensosialisasikan PBI ke sekolah-sekolah yang ada di Palembang, dan juga menjalankan agenda-agenda lain yang diembankan kepada King & Queen terpilih,” tutur Syahrir dengan semangat.

Senada dengan Syahrir Rozi, Queen terpilih Dini Aulia Dwintan pun mengaku senang dan bangga terpilih menjadi Queen di acara yang hanya diikuti oleh mahasiswa jurusan PBI ini.

 “Bahagia sekali rasanya bisa mendapatkan gelar Queen 2013. Dari keberhasilan ini saya membuktikan kepada semua orang bahwa dengan semangat, usaha dan keberanian kita bisa menggapai apa yang kita inginkan, dan jangan khawatir untuk menunjukkan bakat yang kita punya. Semoga kedepannya mahasiswa PBI semakin berkualitas dan juga menyadari bahwa berada di jurusan PBI merupakan pilihan yang tepat.” Tukas mahasiswi semester tiga ini.

                                                                                    *een, rara, nisa, trisna

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah