/net

/net

Palembang-Ukhuwahnews.com | Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan mencata ekspor Sumatera Selatan mengalami fluktuasi dari bulan ke bulan, nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan bulan September 2016 mengalami peningkatan sebesar 5,52 persen dibandingkan bulan Agustus 2016, yang keseluruhannya merupakan hasil ekspor komoditi nonmigas.

Nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan bulan September 2016 sebesar US$ 164,35 juta yang keseluruhannya merupakan hasil ekspor komoditi nonmigas dan mengalami peningkatan sebesar US$ 14,92 juta dari bulan Agustus 2016.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Yos Rusdiansyah di Palembang, Selasa (1/11) mengatakan bahwa peningkatan ekspor nonmigas tersebut karena meningkatnya beberapa ekspor komoditi andalan seperti Karet, Minyak Kelapa Sawit dan Fraksinya, serta Batubara yang masing-masing meningkat sebesar US$ 5,07 juta, US$ 7,34 juta dan US$ 4,48 juta.

Ia menjelaskan nilai ekspor nonmigas yang di dominasi komoditi karet mencapai nilai sebesar US$912,34 juta, diikuti Batubara sebesar US$ 126,95 juta, Minyak Kelapa Sawit dan Fraksinya sebesar US$ 66,23 juta, dan Kayu atau Produk Kayu sebesar US$ 57,19 juta.

Menurut dia bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 (Januari-September 2015) ekspor Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan sebesar 30,46 persen, rincian sektornya ekspor produk industri Januari – September 2016 menurun 22,89 persen, ekspor produk pertanian menurun 6,46 persen dan produk pertambangan menurun sebesar 30,77 persen.

Menurut Yos, Negara Malaysia, Jepang dan Amerika Serikat menjadi tujuan utama ekspor Sumatera Selatan pada periode Januari-September 2016, masing-masing mencapai US$ 162,91 juta, US$ 141,39 juta dan US$ 237,43 juta, denngan peranan ketiganya mencapai 39,64 persen dari total ekspor periode Januari – September 2016.

Sementara, ekspor ke Uni Eropa pada Januari – September 2016 mencapai US$ 204,22 juta (14,94 persen dari total ekspor) dan ekspor ke ASEAN mencapai US$ 260,79 juta (19,08 persen dari total ekspor).

 

Reporter : Von

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah