Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Nilai Akreditasi Prodi, Pengaruhi Akreditasi Universitas

Dr. Muhammad Fakhri Husein, SE M Si (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta) sedang memaparkan materi dalam Workshop Persiapan Visitasi Akreditasi Program Studi (Prodi) di Hotel Aryaduta Palembang,Sabtu(8/4/17). Acara ini dihadiri oleh perwakilan setiap prodi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah. Ukhuwahfoto/Sobarudin.

UIN-Ukhuwahnews.com | Demi menempuh akreditasi Universitas yang lebih baik, semua Program Studi (Prodi) yang ada di setiap Fakultas harus meningkatkan akreditasi. Hal tersebut diungkapkan narasumber dari Universitas Islam Negeri (UIN)  Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Muhammad Fakhri, M.Si. di Hotel Aryaduta Palembang. Sabtu, (8/4/17).

Saat coffee break Workshop Pengisian Borang Akreditasi dan Persiapan Visitasi Akreditasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Raden Fatah Palembang. Fakhri mengatakan bahwa, nilai akreditasi Universitas 12,5% nya merupakan nilai dari akreditasi Prodi.

”Nilai akreditasi Prodi itu 12,5%, mempengaruhi penilaian  akreditasi Institusi. Jadi kalau akreditasi institusi total 400 poin, maka 60 poinnya dipengaruhi nilai akreditasi Prodi, hal itu sangat-sangat berpengaruh untuk menempuh akreditasi yang lebih baik di suatu Universitas,” ujarnya.

Senada dengan Fakhri, Kepala Jurusan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Leni Marzulina, M.Pd., mengatakan jika akreditasi Prodi bagus akan berdampak pada akreditasi Universitas.

“Jika akreditasi Prodi bagus maka otomatis akreditasi Fakultas bagus dan naik,  dan hal itu akan berdampak pada akreditasi Universitas,” ujarnya.

Dalam usaha meningkatkan akreditasi di setiap Prodi, Dr. Muhammad Fakhri, M.Si., juga menjelaskan tujuh standar akreditasi yang harus dipenuhi.

“Tujuh standar tersebutmulai dari visi misi dan program kerja, kurikulum harus bagus, sarana prasarana yang baik, mahasiswa harus bagus, Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang bagus, tata kelola keuangan, serta kerjasama, hasil penelitian, pengabdian dosen pada masyarakat,” ungkapnya.

“Nah,semua itu harus disiapkan, nama dokumennya borang akreditasi. Borang akreditasi tersebut akan bagus kalau fakultas, prodi menyiapkan informasi-informasi terkait akreditasi, yaitu tujuh standar akreditasi,” lanjutnya.

Fakhri juga menambahkan, dalam upaya menempuh akreditasi Prodi semua dosen harus bekerja terus menerus dan berkelanjutan.

”Pihak Dosen harus bekerja terus menerus, dan berkelanjutan. Tidak menjelang visitasi akreditasi baru menyusun borang, tapi dokumen dan informasi yang dikerjakan oleh institusi tersebuttidak disediakan dari awal, itu tidak bisa. Informasi tersebut supaya bisa menjawab pertanyaan borang akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Pergiruan Tinggi (BAN-PT),” ungkapnya.

Reporter: Rjb

Editor: Mcr

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah