Universiana

MAHASISWA MALAYSIA KULIAH DI PALEMBANG

IAIN – Musi, Kedatangan Mahasiswa Universitas Kholid Islam Darul Ulum (KIDU) Malasyia ke Institut Agama Islam Negeri Raden Fatah (IAIN RF) Palembang pada awal Maret lalu, bukan kunjungan biasa melainkan ikut  menjadi Mahasiswa/i di IAIN RF.

Muhammad Adil, Pembantu Dekan I Syariah, menjelaskan mereka bergabung untuk melanjutkan kuliahS1 di sini, karena di KIDU hanya ada program D3. (8/03).

Bukan untuk pertama kalinya program ini dilaksanakan, ini ke 7 kalinya dan memasuki tahun ke 7. Dan mereka memilih IAIN Raden Fatah Palembang untuk melanjutkan kuliah S1.

“Di tahun ini mereka memilih prodi (program studi) Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH), di Fakultas Syariah. Sedangkan di tahun sebelumnya ada yang memilih prodi lain dan salah satunya memilih prodi yang ada di Fakultas Ushuludin. Saat ini mereka mengikut perkuliahan di semester 6 walaupun mereka sebenarnya semester 7.” Jelas Adil.

Suyitno, Pembantu Rektor III menambahkan ada 17 orang Mahasiswa KIDU, dan ini jumlah terbanyak dari tahun sebelumnya. Untuk masalah tempat tinggal, mereka ditempatkan di rusunawa tujuannya agar dapat membaur dengan mahasiswa/i IAIN RF serta budaya yang ada di sini.

Umi Kaltsum salah satu mahasiswi KIDU, mengungkapkan bahwa ia merasa senang. “Baru beberapa minggu kami berada disini jadi belum ada masalah dan juga proses belajar dikelas belum di mulai, hanya saja saya merasa kurang nyaman dengan cuaca di Palembang yang sangat panas.” Ungkapnya. Lain halnya dengan Nur Ain, ia lebih mempermasalahkan tata cara makan yang sedikit berbeda.

Sebagai informasi, mahasiswa/i KIDU yang ingin melanjutkan kuliah di IAIN Raden Fatah ini masing-masing membayar uang sebesar Rp. 7.900.000,- dan membayar sejumlah biaya untuk tempat tinggal mereka selama berada di sini.

Nazarmanto, mengatakan “mereka harus membayar uang pendaftaran, uang semester pertama, melunasi uang asrama tahun pertama, melunasi uang KKN, uang katalog serta uang sumbangan yang totalnya sebesar Rp. 7.900.000,-. Pembayaran ini dilakukan sesuai dengan tahap International.” Jelasnya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah