Mahasiswa Berprestasi Lakukan Hal Ini Agar Lulus Tepat Waktu

Lulus kuliah tepat waktu tentu menjadi harapan setiap mahasiswa. Apalagi mendapat IPK tinggi, hal tersebut semakin menjadi pencapaian yang amat membanggakan. Namun kenyataannya, mahasiswa sering menghadapi aneka bentuk rintangan, seperti harus mengulang mata kuliah, tugas organisasi, mengalami kebosanan mengerjakan tugas akhir, dosen pembimbing yang sulit ditemui dan semacamnya.

Namun jangan khawatir, Tim Redaksi Ukhuwah telah merangkum tips agar dapat menyelesaikan perkuliahan tepat waktu dari salah satu Mahasiswa Berprestasi di UIN Raden Fatah Palembang dengan judul skripsi Peningkatan Minat Menulis Berita di Kalangan Siswa SMA Patra Mandiri 01 Palembang.

Pada Yudisium ke XXVIII 26 Juni lalu, Anniatul Mardiah dinobatkan sebagai mahasiswi berprestasi pada jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Raden Fatah Palembang. Wanita berusia 21 tahun ini berhasil menyelesaikan studi Strata satu (S1)-nya tepat waktu (empat tahun) dengan IPK mencapai 3,81. Berikut tipsnya:

Pertama, Annisa telah memiliki sebuah target untuk lulus dari Perguruan Tingginya tidak boleh melebihi batas waktu. Jadi, meskipun ada kesibukan lain diluar perkuliahan, wanita kelahiran 1998 ini tetap berkomitmen dengan tujuan awalnya.

Kedua, antisipasi jangan sampai terjebak dalam pengulangan mata kuliah. Karena dengan pengulangan mata kuliah waktu perkuliahan akan menjadi lebih molor. Maka, nilai persemester harus dijaga agar tidak jeblok.

“Kalau sampai ngulang kan jadinya lulusnya tidak sesuai target,” ungkap Anisa saat dihubungi via telpon. Rabu (26/6/2019)

Ketiga, jangan buru-buru tanpa amunisi. Di Semester lima atau enam, seharusnya mahasiswa sudah menyiapkan judul skripsinya. Tetapi, harus konsultasi terlebih dulu ke dosen dan kakak tingkat untuk memperbanyak referensi.

“Persiapkanlah segala sesuatu yang akan dibutuhkan nantinya dengan matang, biar kita bisa mencuri start duluan,”

Kemudian, kebosanan dan ingin bermalas-malas memang sering singgah mengganggu semangat pengerjaan skripsi. Jika diturutin justru akan membawa bencana, bosan dan malasnya bisa berlarut-larut.

“Saat memasuki masa pengerjaan skripsi, jangan pernah bosan atau malas. Boleh malas, tapi jangan lama-lama dan ingat target yang kita buat kemarin-kemarin,” jelasnya.

Selanjutnya, Jangan malu bertanya dan berdiskusi. Mulai dari metode pencarian data sampai apa saja yang harus dan tidak boleh dilakukan dalam pengerjaan tugas akhir. Karena inilah yang nantinya akan membantu kita.

Terakhir, Dari seluruh tips diatas sebagai ikhtiarnya, yang tidak boleh dilewatkan pastinya tetap harus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sholat lima waktu harus dikerjakan.

“Karena, apapun usaha kita, jika kita tidak di ridhoi Allah. Maka semuanya akan sia-sia,” tutup Annisa.

Nahhh itulah tips dari Annisatul Mardiah, semoga dapat memotivasi para sahabat Ukhuwah yaa agar tidak menunda-nunda pengerjaan skripsinya. Dan untuk yang masih di semester awal juga harus mulai banyak mencari informasi agar tidak gelabakan saat semester akhir yaa.

 

Reporter : Yuni

Editor : Fitria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *