Gallery

Lupa Kunci Motor Oknum Satpam Terindikasi Pungli

UIN-Ukhuwahnews.com I Keamanan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat dikalangan mahasiswa. Hal ini terjadi lantaran banyaknya kasus curian motor (curanmor) di Kampus hijau itu. Untuk mengatasi hal itu pihak UIN Raden Fatah Palembang telah menjalin kerjamasama dengan salah satu pihak jasa keamanan untuk menjaga di kawasan kompleks UIN Raden Fatah.Tidak hanya menjaga keamanan saja, jasa keamanan ini juga mengatur parkir mahasiswa.
Lama tak terdengar kabar curanmor, justru terdengar kasus pungutan liar oleh pihak keamanan UIN Raden Fatah Palembang. Seperti yang diungkapan oleh salah satu mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang tidak ingin disebutkan namanya ini, “saya ketinggalan kunci motor, terus pak satpamnya menyuruh untuk fotocopy KTP dan STNK serta membayar biaya sebesar Rp. 20.000 untuk administrasi,” kata dia.
Saat di konfirmasi oleh crewTintanews beberapa waktu lalu tentang adanya pungutan Rp. 20.000 terhadap seorang mahasiswa yang lupa mencabut kunci motornya di parkiran yang berada di depan Gedung Badan Administrasi Akademik danKemahasiswaan (BAAK) pusat. Seorang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) berdalih bahwa uang Rp. 20.000 itu hanya untuk membeli rokok.
Namun hal itu dibantah oleh anggota satpam yang lebih senior“sebenarnya uang ini bukanlah sebuah kewajiban, uang itu hanya sukarela mahasiswa saja dan uang yang dibayarkan itu akan dijadikan kas keamanan yang digunakan jika nanti diantara anggota kami ada yang sakit,” ungkapnya.
Kusnan juga menambahkan jika kelalaian mahasiswa itu terjadi lagi maka motor akan diserahkan kepada bagian kemahasiswaan.

Halaman Parkir Fakultas Syariah UIN Raden Fatah Palembang

Halaman Parkir Fakultas Syariah UIN Raden Fatah Palembang

*Rcf, Jeo, Abw, Nr

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah