UKMK & Organisasi Mahasiswa

LPM Ukhuwah Adakan PPJMI ke Sembilang Dangku

Ketua Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah UIN RF Palembang, Nopri Ismi memberikan kata sambutan dalam acara diskusi publik “membaca Lanskap Sriwijaya” di Ruang VIP Academic Center UIN RF Palembang. Sabtu (10/11/18). Doc. Ukhuwah

Palembang – Ukhuwahnews | Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang mengusung konsep Lanskap (bentang alam) dalam kegiatan Peliputan dan Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa se-Indonesia (PPJMI) di Palembang-Sembilang Dangku.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama enam hari dari tanggal 10-15 November 2018 yang diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari berbagai Pers Mahasiswa di Indonesia yakni Padang, Medan, Banjarmasin, Semarang, Jambi serta Palembang.

Pada Hari pertama, diadakan diskusi Publik “Membaca Lanskap Sriwijaya” di gedung VIP Academic Center (AC) UIN RF Palembang (10/11/18), kegiatan itu untuk memberikan pengantar dan pemahaman kepada peserta sebelum melakukan peliputan ke desa Sembilang.

Ketua pelaksana kegiatan Nuzul Hidayat mengatakan dihari pertama peserta diberikan diskusi publik, hari kedua liputan di Palembang, hari ketiga dan keempat liputan di Desa Sembilang, dan hari ke lima evaluasi dengan output akan diterbitkan buku hasil tulisan narasi dari peserta.

“Setelah liputan setiap peserta diharapkan membuat tulisan narasi dan semua tulisannya dapat dijadikan satu buku,” jelasnya saat ditemui usai kegiatan diskusi publik.

Ide konsep Lanskap ini muncul dari rasa ingin tahu dan minat Nopri Ismi selaku Pemimpin Umum LPM Ukhuwah, terhadap konsep tersebut. Dan menurutnya, sudah saatnya mahasiswa terkhusus Pers Mahasiswa untuk ikut terjun kedalam isu-isu ligkungan dan mengisi pengetahuan mengenai Lanskap.

“Sudah saatnya untuk kawan-kawan pers ataupun mahasiswa secara umumnya untuk ikut serta berperan dalam menjaga kemudian mengisi pengetahuan yang berkaitan dengan lingkungan,” tuturnya.

Untuk itu, Selama peliputan peserta didampingi langsung oleh Pemimpin Umum, Ketua Pelaksana dan beberapa Panita serta dari pihak ZSL yang telah memahami lokasi peliputan.

Kegiatan diskusi publik tersebut diisi empat pembicara yakni Dr. Yenrizal (dari dosen UIN RF), Dr. Tarech Rasyid (dari Dosen UIN RF), Dr. Najib Asmani (dari Green Growth Sumsel) dan Dr. La Ode Muhammad Rabiali (dari Zoologycal Society of London (ZSL Palembang). Selanjutnya mengenai pemahaman daerah Sembilang disampaikan oleh Taufik Wijaya (dari Mongabay) di kediamanya, Plaju Ulu Palembang.

 

Reporter : Melati

Editor : Fitria

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah