Gallery

LP2M UIN RF Gencarkan Journal Writing A Short Course

Fajri Ismail M Pd I, sedang memberikan materinya dalam Seminar Journal Writing A Short Course. Kali ini dengan mengangkat tema “Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Penelitian (Kuantitatif dan Eksperimen). di Ruang Munaqosah Fakultas Adab dan Kebudayaan Islam UIN RF. Senin (20/6/2016).

Fajri Ismail M Pd I, sedang memberikan materinya dalam Seminar Journal Writing A Short Course. Kali ini dengan mengangkat tema “Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Penelitian (Kuantitatif dan Eksperimen). di Ruang Munaqosah Fakultas Adab dan Kebudayaan Islam UIN RF. Senin (20/6/2016).

 

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Rumah Jurnal Lembaga Peneliti dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang gencar mengadakan Seminar Journal Writing A Short Course. Kali ini dengan mengangkat tema “Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Penelitian (Kuantitatif dan Eksperimen),” berlangsung dengan lancar di Ruang Munaqosah Fakultas Adab dan Kebudayaan Islam UIN RF. Senin (20/6/2016).

Dengan target memberikan pemahaman mengenai penulisan jurnal artikel ilmiah, Rumah Jurnal LP2M UIN RF akan rutin mengadakan kegiatan Journal Writing A Short Course ini.

Koordinator Bidang Subtansi dan Publikasi LP2M, Afriantoni mengatakan kegiatan seminar ini dipergunakan untuk peran LP2M dalam membuat budaya akademik masyarakat kampus hijau UIN RF ini meningkat. Terutama dalam penulisan jurnal.

“Selama ini penulisan-penulisan jurnal di UIN ini terabaikan. Ada tapi tidak ada bentuknya. Jadi, selain memberikan pemahaman tentang materi yang disampaikan. Paling tidak kami ingin berusaha membudayakan, akademisi kampus tidak asing dengan jurnal,” ujarnya.

Disamping dijadikan upaya membuat budaya akademik kampus meningkat, diakui Afriantoni pula bahwa kegiatan itu dijadikan sebagai peningkatan pemahaman dan Rumah Jurnal akan mendampingi hasil yang tercipta melalui jurnalnya.

“Banyak jurnal di kampus ini yang kiranya bisa mendorong akreditasi A. Tapi, tidak ada arsipnya. Untuk itulah Rumah Juranl berusaha menjadi wadah mendampingi jurnal yang ada di fakultas-fakultas, mengarsipkan, dan nanti akan membantu keperluan kampus hijau dengan jurnalnya,” katanya seusai menjadi Moderator pada kegiatan Seminar Journal Writing A Short Course.

Meski dalam suasana berpuasa, pemateri seminar, Dr Fajri Ismail M Pd I dengan penuh semangat menyampaikan materi penelitian kuantitatif dan eksperimennya.

“Sebelum melakukan penelitian. Penting sekali kalian untuk memahami apa jenis penelitian yang kalian lakukan. Apakah itu kualitatif atau kuantitatif,” jelas Fajri.

Dikatakannya, jika ingin meneliti jenis kualitatif. Maka, peneliti harus menemukan permasalahannya dahulu baru mencari teori yang berkaitan. Namun, jika peneliti ingin meneliti jenis kuantitatif. Maka, carilah teori dahulu barulah mencari permasalahan. Karena, titik kunci perbedaan diantara keduanya ialah. Penelitian kuantitaif itu ialah menguji teori. Sedangkan, dalam penelitian kualitaif bisa jadi mendapatkan teori baru.

“Dalam kuantitatif eksperimen jarang digunakan untuk seluruh bidang penelitian. Biasanya, digunakan oleh mereka yang meneliti di suatu objek, yang pada objek tersebut metode yang diteliti bisa dipergunakan untuk bereksperimen dengan membentuk objek baru,” terangnya.

Fajri menyampaikan bahwa jika ingin mempelajari secara betul jenis penelitian kuantitatif dan eksperimen, seminar yang diadakan hingga pukul 12 WIB itu tidaklah cukup.

“Untuk mempelajari secara detail dan terperinci betul mengenai kuantitatif dan eksperimen ini, sebenarnya kita butuh workshop bukan seminar. Karena tidak akan cukup waktu kita membahas ini sampai jam 12 nanti,” tuturnya.

Perihal, waktu yang kurang cukup untuk membahas detail mengenai kuantitatif dan eksperimen itu tidaklah dirisaukan oleh Trisna Dewi sebagai salah satu peserta yang mengikuti jalannya seminar tersebut.

“Meski, waktunya tidak cukup untuk membahas keseluruhan. Tapi, paling tidak apa yang telah disampaikan dalam pemaparan materi tadi cukup membantu memahami jenis penelitian  kuantitatif dan eksperimen itu. Apalagi untuk saya yang melakukan penelitian sebagai seorang pengajar,” ungkap Mahasiswa semester delapan Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN RF ini.

Reporter : Von

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah