Asian Games

Langkah Timnas Putri Indonesia Kian Berat

Pesepak bola wanita Indonesia Riski Vivi Oktavia (kiri) menghalau bola dari pemain Chinese Taipei LIN Kailing (kanan) pada penyisihan grup A cabang sepak bola wanita Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu (19/8). Chinese Taipei menang atas indonesia dengan skor 4-0. Ukhuwahfoto/M. Amin Qoblal Fajri

Pesepak bola wanita Indonesia Riski Vivi Oktavia (kiri) menghalau bola dari pemain Chinese Taipei LIN Kailing (kanan) pada penyisihan grup A cabang sepak bola wanita Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu (19/8). Chinese Taipei menang atas indonesia dengan skor 4-0. Ukhuwahfoto/M. Amin Qoblal Fajri

Aura ekspektasi tinggi dari pendukung Timnas Sepakbola Wanita Indonesia kian terasa, saat ratusan supporter menggemakan yel-yel “Indonesia, Indonesia, Indonesia.” Beberapa menit menjelang  laga Timnas Sepakbola Wanita Indonesia melawan Timnas Sepakbola Wanita China Taipei dalam ajang Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (19/8/2018).

Namun, gol Yu Hsiu-Chin di menit awal babak pertama tepatnya di menit ke 5 membungkam seisi stadion. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan China Taipei. Timnas Sepakbola Wanita Indonesia yang kini menduduki peringkat 77 dunia, nampaknya harus mengakui kualitas permainan dari China Taipei yang saat ini menduduki peringkat 42 dunia. Hal ini terlihat dari perbandingan pengusaan bola, dimana China Taipei mengusai 70% bola berbanding 30% Indonesia.

Memasuki menit ke 16, Chan P. menambah keunggulan China Taipei menjadi 2-0. Pertahanan Indonesia terus digempur Timnas China Taipei. Walaupun sempat beberapa kali Timnas Indonesia melakukan serangan dengan mengandalkan Mayang selaku Striker Timnas Indonesia, hal tersebut nampak percuma karena kurangnya dukungan dari lini tengah Timnas Indonesia.

Bukannya menipiskan ketertinggalan, Timnas Indonesia malah kembali kebobolan dimenit 32 lewat sontekan Lin Ya-Han, 3-0 untuk keunggulan China Taipei. Timnas China Taipei kian menjauh setelah Hsi-Hsuan P. berhasil menggetarkan gawang Timnas Indonesia pada menit ke 39, skor 4-0 menutup paruh pertama pertandingan.

Di babak kedua, tidak banyak perubahan dalam pola penyerangan yang dilakukan Timnas Indonesia. Akibatnya skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiupkan. Kekalahan 4-0 Timnas Sepakbola Wanita Indonesia ini kian memberatkan langkah Timnas yang mempunyai target untuk bisa lolos hingga babak 8 besar.

Bukannya tanpa alasan, setelah pertandingan ini Korea Selatan yang 6 kali berturut-turut berhasil masuk babak semifinal dalam setiap ajang Asian Games sudah menanti Timnas Indonesia. Hal ini kian berat karena Timnas Korsel baru saja memetik kemenangan besar atas Maladewa dengan skor 8-0.

Mayang dan kawan-kawan saat ini berada di peringkat ketiga dengan perolehan poin tiga, sementara itu China Taipei merangsek ke peringka kedua dengan perolehan poin sama, namun unggul dalam produktivitas gol serta head to head dengan Timnas Indonesia. Meski berat, Indonesia masih mempunyai peluang untuk lolos, dengan syarat menang dengan selisih 4 gol atau bermain imbang melawan pemuncak klasemen grub A saat ini Korea Selatan.

Disamping berharap, Maladewa dapat memenangkan pertandingan dengan skor besar ataupun dapat mengimbangi permainan China Taipei. Namun, itu akan menjadi tugas berat bagi Indoenesia dan Maladewa, karena kedua lawannya yang sedang berada dalam puncak permainan serta sangat bernafsu untuk memperoleh medali emas dalam ajang Asian Games kali ini.

Apalagi, China Taipei yang sedang berusaha mengembalikan kejayaan mereka seperti saat berhasil memasuki babak semifinal, namun hanya bisa mendapat medali perunggu setelah menang melawan Korea Selatan dalam perebutan peringkat ketiga di Asian Games 1994 Hiroshima Jepang. (https://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola_pada_Asian_Games)

Namun, peluang untuk lolos masih sangat terbuka. Karena, setiap 3 besar dimasing-masing grub akan lolos ke babak perdelapan final.

 

Penulis : Nopri Ismi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah