UKMK & Organisasi Mahasiswa

Kuota Mahasiswa Bertambah, Jadwal Perkuliahan Meleset Dari Kalender Akademik

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jum’at (31/8/18). Ukhuwahfoto/Sitiwijaya

UIN RF – Ukhuwahnews | Adanya pertambahan jumlah kuota Mahasiswa dalam Penerimaan Mahasiswa Baru tahap mandiri 2 Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang mengakibatkan aktifitas perkuliahan harus lewat dari jadwal kalender Akademik. Kartu Rencana Studi (KRS) yang dijadwalkan dapat diinput 30 Juli-15 Agustus, baru dapat dicetak akhir Agustus pada Rabu (29/08/18).

Wakil Dekan I fakultas dakwah dan komunikasi DR. Abdur Razzaq. MA menjelaskan bahwa pertambahan kuota tersebut membuat pertimbangan baru mengenai jumlah dosen dan ruang kelas yang perlu disediakan untuk perkuliahan.

“Memang pada kalender akademik Mahasiswa sudah bisa input KRS dan juga sudah aktif kuliah tanggal 20 Agustus lalu. Namun, atas pertimbangan jumlah kuota yang bertambah jadi harus diundur ,” jelasnya

Ia juga menjelaskan, tidak semua fakultas yang menerima mahasiswa baru jalur mandiri 2, jadi fakultas tersebut sudah bisa memulai aktifitas perkuliahannya lebih dulu.

“Fakultas dakwah dan komunikasi turut menerima Mahasiswa tahap mandiri 2 pada jurusan Manajemen dakwah dan Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam yang masing-masing bertambah satu kelas lagi,” ujarnya

Maka, Mahasiswa lama akan mulai kuliah aktif sekitar tanggal 3 September, sedangkan untuk mahasiwa baru akan aktif kuliah usai mengikuti Masa Orientasi Studi Dan Pengenalan Kampus (OSPEK) fakultas.

“Sekarang untuk mahasiswa baru kita jadwalkan mengikuti kelas itensif bahasa Arab dan bahasa Inggris sedangkan mahasiswa lama kita bebaskan untuk kegiatan diluar perkuliahannya,” tuturnya

Akibat melesetnya jadwal perkuliahan tersebut membuat mahasiswa kecewa akan hal tersebut, seperti yang diungkapkan oleh Yodi Perniawan, salah satu Mahasiswa Semester 5, seharusnya perkuliahan yang masuk tanggal 20 Agustus tapi ternyata tidak sesuai. Meskipun begitu menurutnya, terdapat kerugian namun, disisi lain juga mengutungkan juga.

“Mengutungkan bagi temen-temen yang kerja sehingga tidak keteteran mengatur waktunya. Ruginya bagi yang tidak bekerja karena libur sudah lama tentu bosan jika tidak ada kegiatan lain,”

Mahasiswa jurnalistik semester 3 Muhammad Ardi juga turut mengatakan bahwa kurangnya kejelasan mengenai pemunduran jadwal membuatnya bingung mengatur waktu pekerjaannya.

“Saya kan, freelancer harus cancel jadwal kerja dan ternyata KRS di undur, Perlu di evaluasi Sistem online seperti ini seharusnya lebih matang lagi agar tidak menyulitkan Mahasiswa,” ujarnya.

 

Reporter : Siti wijaya, Siti Srijaya, Fitria

Editor : Fitria

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah